LUWUK TIMES – Kegelisahan menyelimuti para pegiat olahraga di Kabupaten Banggai.
Pasalnya, dana hibah yang teralokasikan Pemerintah Daerah untuk KONI Banggai tahun anggaran 2026 hanya sebesar Rp1,5 miliar.
Angka tersebut jauh dari ideal. Selain harus membiayai puluhan cabang olahraga (cabor), anggaran itu juga untuk operasional sekretariat KONI serta persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah tahun ini di Kabupaten Morowali.
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran akan kesiapan atlet dan cabang olahraga Banggai dalam menghadapi ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Menanggapi kegundahan para pegiat olahraga, Luwuk Times mengonfirmasi langsung kepada Bupati Banggai H. Amirudin, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KONI Banggai.
Ditemui di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Banggai, Jumat, 9 Januari 2026, Amirudin membenarkan bahwa dana hibah KONI Banggai yang teralokasikan Pemda memang sebesar Rp1,5 miliar.
“Iya, benar. Dana hibah untuk KONI Banggai saat ini sebesar Rp1,5 miliar,” ujar Amirudin.
Bupati Banggai dua periode itu tak menampik bahwa jumlah tersebut belum mencukupi, terlebih dengan agenda besar Porprov Sulteng yang sudah depan mata.
Namun demikian, Amirudin menegaskan pemerintah daerah tidak akan tinggal diam. Ia memastikan akan ada penambahan anggaran melalui mekanisme pergeseran anggaran.
“Insya Allah akan kami tambah pada pergeseran anggaran,” janjinya.
Meski belum merinci besaran tambahan, Amirudin menyebut penyesuaian anggaran akan ia lakukan berdasarkan kebutuhan riil persiapan.
“Kita lihat dulu kebutuhan persiapannya. Juli kita upayakan sudah ada,” tutup Amirudin.







