LUWUK TIMES – Sekretaris KONI Banggai, Sugiarto Djanun, Senin (17/2/2026), meminta seluruh cabang olahraga (cabor) segera menindaklanjuti surat terkait data kebutuhan bertanding pada ajang Porprov serta data atlet yang akan diturunkan.
Pasalnya, dari 27 cabang olahraga (cabor), baru 9 cabor yang telah memasukkan data base tersebut.
Ia menegaskan, penyusunan data tidak boleh dilakukan secara asal atau sekadar memenuhi kewajiban administrasi.
Data atlet yang diusulkan harus benar-benar berdasarkan prestasi dan potensi yang dimiliki, meskipun tidak semua nomor pertandingan dapat diakomodasi.
Selain itu, cabor juga diminta menyampaikan data kebutuhan bertanding berdasarkan skala prioritas.
Hal ini penting karena setelah pengumpulan data, tim sembilan akan melakukan verifikasi.
“Data ini sebelum puasa sudah harus masuk. Sehingga pasca Lebaran kita bisa langsung melakukan verifikasi kebutuhan,” ujar Sugiarto.
Usai Lebaran, lanjutnya, verifikasi akan dilakukan oleh tim perumus, termasuk pembahasan skenario pemusatan latihan (TC) selama satu atau dua bulan.
Hasil kerja tim perumus selanjutnya akan disampaikan kepada Ketua KONI untuk diteruskan kepada Bupati, terutama terkait kebutuhan anggaran.
Terkait kegiatan rutin tahunan, KONI akan menyeleksi cabor prioritas untuk mengikuti try out regional maupun nasional.
Prioritas diberikan kepada cabor yang memiliki potensi meraih medali.
Dari total 27 cabor yang ada, diakui tidak semuanya dapat terakomodir dalam program pembinaan dan dukungan anggaran.
Karena itu, cabor juga didorong melakukan improvisasi dengan melibatkan pihak ketiga, orang tua atlet, maupun partisipasi masyarakat guna mendukung kebutuhan pembinaan dan keikutsertaan dalam ajang kompetisi.
Adapun target utama yang dicanangkan adalah meraih juara umum, atau minimal menembus tiga besar pada perhelatan Porprov mendatang. *
Reporter Sofyan Labolo



