Dewa Supatriagama: Proyek ini bukan program mendadak. Akan tetapi rencana panjang yang sudah ada sejak 2022 lalu
LUWUK TIMES — Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai, I Dewa Supratiagama, mengatakan, seluruh tahapan perencanaan dan persiapan pembangunan gedung rumah sakit sudah hampir rampung.
Bahkan Ia mempertegas bahwa pengembangan gedung RSUD Luwuk akan action tahun depan itu, sudah masuk pada fase penanganan dan bukan lagi perencanaan.
“Bukan lagi perencanaan. Tapi sudah pada fase penanganan,” kata I Dewa Supatriagama, kepada sejumlah wartawan, bertempat ruang kerjanya, Kamis (04/12/2025).
Bahkan sambung Plt Kadis PUPR Banggai, Bupati Banggai H. Amirudin bersama unsur pimpinan DPRD Banggai, telah menyetujui masuk pada APBD 2026.
Dewa Supatriagama menjelaskan, proyek ini tergarap melalui skema multiyears selama tiga tahun.
Adapun total anggaran dari pekerjaan yang notabene menjadi salah satu program prioritas Bupati Banggai sebagaimana tertuang dalam RPJMD, bernilai Rp351 miliar lebih.
Masih dengan penjelasan Dewa Supatriagama, RSUD Luwuk akan terbangun setinggi 7 lantai. Selain Ia optimis kapasitas pelayanan yang jauh lebih baik juga menerapkan desain modern.
Adalah wajar pertegas Dewa Supatriagama, pengembangan RSUD Luwuk. Pasalnya, kapasitasnya sudah tidak memadai, seiring terus bertambahnya jumlah pasien. Termasuk tuntutan standar pelayanan kesehatan.
“Ini (pengembangan RSUD Luwuk) memang kebutuhan mendesak. Itu lantaran terkait kemampuan teknis, penugasan konstruksinya diserahkan kepada PUPR. Kami siap melaksanakan amanah ini,” katanya.
Ia juga menegaskan, proyek ini bukan program mendadak. Akan tetapi rencana panjang yang sudah ada sejak 2022 lalu dan telah ada kajiannya.
Dewa Supatriagama tak menampik bahwa pengembangan RSUD Luwuk menjadi program unggulan Bupati Banggai.
Selain sejak awal periode sudah masuk dalam dokumen RPJMD juga Studi kelayakan dan kajian teknis telah berproses secara bertahap, terhitung 2022 sampai 2024.
Yang pasti tekan Dewa Supatriagama, proyek ini bukan tiba-tiba muncul. Akan tetapi sudah melalui kajian dari awal periode. Dan kini sudah masuk ke tahap pekerjaan fisik.
Sebagai closing statemen, Dewa juga menyampaikan bahwa sebagai bentuk transparan publik, pihak rekanan telah menyiapkan papan informasi yang isinya terkait rencana lengkap konstruksi gedung. *













