Pesan Bupati Banggai Amirudin buat Kepala OPD: Jangan Lagi Bikin Program Dominan Sosialisasi dan Kunjungan

oleh -2478 Dilihat
oleh
Bupati Banggai H. Amirudin

LUWUK TIMES — Pemkab Banggai saat ini menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Banggai bersama para perangkat daerah optimistis, sebelum batas waktu, penyusunan dokumen tersebut selesai.

Sebelum RPJMD Banggai itu rampung, Bupati Banggai H. Amirudin telah menyampaikan sejumlah pesan kepada para perangkat pemerintahannya.

“Saat ini dalam penyusunan RPJMD. Saya sudah sampaikan kepada para Kepala OPD, agar dalam membuat program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” kata Bupati Amirudin.

“Jangan lagi dominan sosialisasi dan kunjungan-kunjungan. Tapi saya mau program itu lebih nyata,” tambah Amirudin.

Semisal kata Amirudin, program stunting. Tidak usah lagi yang paling dominan sosialiasasi. Karena hanya membuat habis anggaran.

Baca Juga:  Apresiasi Amirudin untuk Anwar Hafid: Berani Ba Gas Buka Gerbang Harapan Baru bagi Banggai

Begitu pula dengan memprogramkan agenda pertemuan. Bagi Amirudin, itu sudah tidak terlalu penting. Tapi langkah kongkrit nya adalah action.

“Lihat dimana yang ada stunting. Langsung turun lapangan, belikan susu, beras, ayam, telur dan lain sebagainya. Jadi seperti itu yang lebih nyata,” ucap Amirudin.

Berkaca dari periode sebelumnya, Amirudin tak menampik bahwa anggaran sosialisasi dan kunjungan lebih besar.

“Karena saya lihat anggaran besar pada sosialisasi dan kunjungan. Itu penting juga, karena kita memberi pemahaman. Tapi empat tahun lalu kita sudah lakukan. Maka untuk lima tahun akan datang kita rubah konsep ini. Jangan setiap tahun sosialisasi terus,” tegas Amirudin.

Baca Juga:  Sengkarut Parkir di Kota Luwuk, Jika Tertata Akan Jadi Sumber PAD

OPD Penyumbang PAD

Terhadap Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Banggai juga Amirudin memberi pesan serupa.

“Seperti Koperasi dan UKM. Kita tidak mau lagi pelatihan. Tapi berikan bantuan apa yang mereka butuhkan. Sebab dari tahun-tahun kemarin yang telah kita berikan pelatihan. Kita tinjau dan pantau,” jelas Bupati.

Lebih umum kepada para OPD penyumbang pendapatan asli daerah (PAD). Pertegas Amirudin, tidak bisa lagi memprogramkan sesuatu yang tidak punya dampak positif terhadap peningkatan PAD.

Dan kalau konsep lama itu tetap ada, maka sudah pasti PAD Banggai tidak akan mengalami kenaikan.

Itu lantaran sambung Amirudin, dana yang kita keluarkan, bukan untuk mendapat PAD. Akan tetapi hanya habis begitu saja.

Baca Juga:  Bupati Amirudin Setorkan Zakat Maal di Baznas Banggai

“Misalnya kita beri bantuan, seperti perahu dan pancing. Tapi kita tidak membangun yang namanya pelelangan ikan. Padahal tempat itulah kitab isa mengambil retribusi,” katanya.

Begitu pula dengan pasar. Pemkab Banggai telah membangun, berikut sejumlah fasilitasnya. Ketika para pedagang nyaman berdagang, maka mereka pun akan dengan mudah memberikan retribusinya.

Dinas Perhubungan dengan lahan parkirnya dan Dinas Pariwisata melalui destinasi wisata.

Bupati Banggai optimis, dengan terbangunnya area parkir dan fasilitas pariwisata yang refresentatif, maka dengan sendirinya PAD akan mengalir secara deras buat Kabupaten Banggai. *

No More Posts Available.

No more pages to load.