Donggala, Luwuk Times— Polda Sulawesi Tengah bersama kelompok tani dan jajaran Forkopimda menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2025, bertempat Desa Labuan Toposo, Kabupaten Donggala, Kamis (05/06/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional Presiden RI dalam rangka Asta Cita.
Panen serentak ini secara hybrid dan diikuti seluruh Polres jajaran melalui Zoom. Total lahan jagung yang dipanen mencapai 214,4 hektar. Dengan estimasi hasil produksi sebesar 644 ton.
Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Agus Nugroho menyampaikan, panen ini adalah kelanjutan dari panen kuartal I pada Januari lalu, yang menghasilkan 76 ton dari 20 hektar lahan.
Kali ini, keterlibatan semakin luas, mulai dari Polda, Satbrimob, hingga 13 Polres lainnya.
Hasil Panen Terbesar
Adapun distribusi hasil panen terbesar berasal dari Polres Sigi sebanyak 118 ton. Menyusul Polres Parigi Moutong 119 ton, Poso 90 ton dan Polda Sulteng 120 ton.
Polda Sulteng menggandeng sebanyak 27.169 kelompok tani. Mereka beranggotakan lebih dari 426 ribu orang.
Untuk penanganan pascapanen, Polda telah bekerja sama dengan Perum Bulog, yang kini menyediakan 33 gudang dengan kapasitas total 6.186 ton.
Sebagai bagian dari target pengembangan 5.000 hektar lahan jagung tahun 2025, Polda juga menjalin kemitraan dengan berbagai perusahaan sawit melalui sistem tumpang sari. Sehingga menghasilkan tambahan lahan seluas 1.650 hektar.
Kapolda menyampaikan, Selama 99 hari masa tanam, panen ini berjalan lancar tanpa kendala besar.
“Ini berkat kerja sama dan perlindungan Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya.
Polda Sulteng berkomitmen melanjutkan kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ketahanan pangan Sulawesi Tengah.
Sinergi antara kepolisian, petani, dan pemerintah daerah sebagai kunci utama keberhasilan jangka panjang. *

