Advertising

Example floating
Example floating

Polda Sulteng dan Kelompok Tani Panen 644 Ton Jagung, Polres Parigi Moutong Terbesar

Sofyan
Polda Sulawesi Tengah bersama kelompok tani dan jajaran Forkopimda menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2025, bertempat Desa Labuan Toposo, Kabupaten Donggala, Kamis (05/06/2025).
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

Donggala, Luwuk Times— Polda Sulawesi Tengah bersama kelompok tani dan jajaran Forkopimda menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2025, bertempat Desa Labuan Toposo, Kabupaten Donggala, Kamis (05/06/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional Presiden RI dalam rangka Asta Cita.

IMG-20260829-WA0006

‎‎Panen serentak ini secara hybrid dan diikuti seluruh Polres jajaran melalui Zoom. Total lahan jagung yang dipanen mencapai 214,4 hektar. Dengan estimasi hasil produksi sebesar 644 ton.

Baca Juga:  Siaga Karhutla dan Atensi Pembunuhan Berdarah di Duyu, Wakapolda Sulteng Turun Tangan

‎‎Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Agus Nugroho menyampaikan, panen ini adalah kelanjutan dari panen kuartal I pada Januari lalu, yang menghasilkan 76 ton dari 20 hektar lahan.

Kali ini, keterlibatan semakin luas, mulai dari Polda, Satbrimob, hingga 13 Polres lainnya.

Hasil Panen Terbesar

Adapun distribusi hasil panen terbesar berasal dari ‎‎Polres Sigi sebanyak 118 ton. Menyusul ‎‎Polres Parigi Moutong 119 ton, Poso 90 ton dan ‎‎Polda Sulteng 120 ton.

Baca Juga:  Siaga Karhutla dan Atensi Pembunuhan Berdarah di Duyu, Wakapolda Sulteng Turun Tangan

‎‎Polda Sulteng menggandeng sebanyak 27.169 kelompok tani. Mereka beranggotakan lebih dari 426 ribu orang.

Untuk penanganan pascapanen, Polda telah bekerja sama dengan Perum Bulog, yang kini menyediakan 33 gudang dengan kapasitas total 6.186 ton.

‎Sebagai bagian dari target pengembangan 5.000 hektar lahan jagung tahun 2025, Polda juga menjalin kemitraan dengan berbagai perusahaan sawit melalui sistem tumpang sari. Sehingga menghasilkan tambahan lahan seluas 1.650 hektar.

Baca Juga:  Siaga Karhutla dan Atensi Pembunuhan Berdarah di Duyu, Wakapolda Sulteng Turun Tangan

‎‎Kapolda menyampaikan, Selama 99 hari masa tanam, panen ini berjalan lancar tanpa kendala besar.

“Ini berkat kerja sama dan perlindungan Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya.

‎‎Polda Sulteng berkomitmen melanjutkan kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ketahanan pangan Sulawesi Tengah.

Sinergi antara kepolisian, petani, dan pemerintah daerah sebagai kunci utama keberhasilan jangka panjang. *

-->