Beniyanto: Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi. Tetapi untuk ruh perjuangan seluruh anak bangsa yang tumbuh dari lorong-lorong ilmu dan iman.
Makassar, Luwuk Times— Anggota DPR RI Komisi VII Ir. H. Beniyanto Tamoreka, S.T., mendapat penghargaan sebagai Alumni Berpresrasi Universitas Muslim Indonesia (UMI).
Penghargaan itu diberikan pada Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Milad ke-71 UMI, bertempat Auditorium Al-Jibra, Kampus II UMI Makassar, pada Senin (23/06/2025).
Beniyanto Tamoreka sendiri adalah alumni Fakultas Teknologi Industri angkatan 1991.
Penghargaan tersebut disematkan langsung oleh Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H.
Penghargaan itu sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan kontribusi nyata Beniyanto dalam mendorong kemajuan industri, UMKM, ekonomi kreatif, dan pariwisata nasional yang berkelanjutan.
Dalam wawancara Beniyanto menyampaikan ungkapan syukur dan refleksi mendalam atas perjalanan intelektual dan spiritual yang bermula dari kampus UMI.
“UMI bukan sekadar almamater. Tapi ia adalah madrasah kehidupan yang membentuk keimanan, keilmuan, dan komitmen pengabdian. Pada kampus inilah saya belajar bahwa ilmu tanpa akhlak adalah kesia-siaan. Dan jabatan tanpa nilai-nilai Islam hanya akan membawa kehampaan,” kata Beniyanto.
“Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi. Tetapi untuk ruh perjuangan seluruh anak bangsa yang tumbuh dari lorong-lorong ilmu dan iman,” tambah Beniyanto
Acara tersebut turut hadir tokoh nasional, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Ahmad Riza Patria serta jajaran pimpinan universitas.
Ada juha perwakilan LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi, unsur Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, serta para alumni dan civitas akademika UMI dari berbagai generasi.
Milad ke-71 UMI kali ini mengangkat tema: “Meneguhkan Peran UMI dalam Membangun SDM Unggul dan Berkarakter Islami di Era Digital”.
Tema itu juga sebagai penegasan komitmen UMI untuk menjadi pelita ilmu yang menyinari peradaban bangsa dengan cahaya Islam, etos kerja, dan nilai kemanusiaan.
Rangkaian acara berakhir dengan penganugerahan penghargaan kepada sejumlah alumni inspiratif dan penampilan seni budaya Islami. Sebagai simbol harmoni antara tradisi keilmuan dan kekayaan nilai spiritual Nusantara. *

