Unggul se Sulteng, Pemkab Banggai Sabet Penghargaan GM-DTGI 2025 dari Wamen Kominfo RI

oleh -633 Dilihat
oleh
Kepala DKISP Kabupaten Banggai, Lesmana Kulab menerima penghargaan GM-DTGI 2025 dari Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Nezar Patria, Kamis (18/9/2025).

LUWUK TIMES— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai meraih penghargaan Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index (GM-DGTI) Tahun 2025 sebagai Pemerintah Daerah Terbaik Tingkat Kabupaten Kota se-Provinsi Sulawesi Tengah, bertempat Auditorium Magister Manajemen FEB UGM, Kamis (18/9/2025).

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Nezar Patria yang menyerahkan penghargaan tersebut kepada Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banggai, Lesmana Kulab.

Penganugerahan GM-DTGI tahun ini terkemas dalam rangkaian Seminar Nasional bertema “Mengoptimalkan Big Data dalam Tata Kelola Pemerintahan Daerah untuk Mendukung Akselerasi Transformasi Digital”.

Kegiatan tersebut menjadi ajang penghargaan sekaligus forum diskusi akademik dan praktis mengenai strategi percepatan transformasi digital pemerintahan daerah.

Sebagai sebuah inisiatif akademik, GM-DTGI dikembangkan oleh UGM untuk mengukur sejauh mana pemerintah daerah mampu melaksanakan transformasi digital secara terstruktur dan berkesinambungan.

Indeks ini menitikberatkan pada berbagai aspek penting. Antara lain inovasi layanan publik berbasis teknologi, tata kelola data, keamanan informasi, serta integrasi sistem digital yang mendukung penyelenggaraan pemerintahan.

Tahun 2025, penilaian terhadap 508 pemerintah kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Hal itu menjadikan GM-DTGI sebagai instrumen evaluasi yang representatif sekaligus kompetitif.

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Nezar Patria, mengatakan, tujuan transformasi digital pada sektor pemerintahan adalah untuk meningkatkan kualitas layanan publik. Sehingga lebih optimal dan efisien melalui platform digital.

“Esensi terpentingnya adalah mengubah cara kita bekerja melalui layanan digital,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kunci keberhasilan terletak pada sumber daya manusia dan teknologi.

Dengan kata lain, transformasi digital tidak akan berhasil tanpa adanya perubahan pola pikir serta peningkatan kecakapan aparatur dalam memanfaatkan teknologi.

Tujuh Pilar

Secara metodologis, GM-DTGI 2025 menggunakan tujuh pilar utama sebagai indikator penilaian. Yaitu:

1. Tata Kelola Kepemimpinan

2. Peraturan dan Kebijakan

3. Keamanan Siber dan Privasi

4. Reformasi Administrasi Publik dan Perubahan Manajemen

5. Inovasi Layanan Publik

6. Desain Platform Berbasis Pengguna Ekosistem Digital

7. Tata Kelola Data

Kabupaten Banggai mengungguli Kabupaten/Kota se Sulawesi Tengah dalam rangka transformasi digital.

Hal ini terbuktikan dengan keberhasilan dalam mengintegrasikan berbagai aplikasi digital yang mempermudah pelayanan publik. Seperti Command Center, Call Center 112, Banggai Satu Data serta Banggai Digital Service.

Keseriusan Pemda

Keberhasilan ini mendapat apresiasi Kepala DKISP Banggai, Lesmana Kulab. Ia menyampaikan, penghargaan ini merupakan bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Banggai dalam menghadirkan layanan publik berbasis digital yang semakin mudah dijangkau masyarakat.

“Kami berupaya memastikan setiap inovasi digital yang dikembangkan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan hanya sekadar formalitas. Ke depan, kami akan terus memperkuat integrasi sistem dan meningkatkan literasi digital aparatur agar pelayanan publik semakin cepat, transparan, dan terpercaya,” ungkapnya. *

No More Posts Available.

No more pages to load.