Warga Batui Keluhkan Rekrutmen Tenaga Kerja dan CSR Perusahaan

Warga Batui
Anggota DPRD Banggai H. Syafruddin Husain menggelar reses penetapan APBD 2023 di dapil IV. (Foto: Istimewa)

Reporter Sofyan Labolo

BATUI— Meski masuk kawasan investasi, namun warga Kecamatan Batui Kabupaten Banggai Provinsi Sulteng belum merasakan dampak secara ekonomi.

Mulai dari rekrutmen tenaga kerja yang tidak merata hingga pada proses CSR (Corporate Social Responsibility).

Kondisi ini terungkap pada hasil reses anggota DPRD Banggai, Syafruddin Husain di Kecamatan Batui dan Batui Selatan, belum lama ini.

Dalam masa reses penetapan APBD tahun anggaran 2023, Ketua DPC PKB Kabupaten Banggai menggelarnya pada beberapa desa.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Dijamin Tidak ada Janji Kampanye Bupati yang Terlewatkan

“Saya reses di kelurahan Sisipan Kecamatan Batui, desa Ombolu Kecamatan Batui Selatan dan desa Tohitisari Kecamatan Toili, dengan pertemuan tatap muka bersama masyarakat,” kata Syafruddin Husain kepada Luwuk Times, Senin (07/02/2022).

Khusus Kecamatan Batui kata Haji Udin sapaan Syafruddin Husain, selain beberapa usulan program masyarakat juga yang memiriskan adanya keluhan warga terkait tidak adil atau tidak seimbangnya dalam rekrutmen tenaga kerja.

Baca Juga:  KDRT, Suami Iris Lutut Istri Menggunakan Pisau Terjadi di Luwuk

“Masyarakat mengeluhkan tidak adilnya rekrutmen tenaga kerja dari pihak perusahaan PT DSLNG,” kata Haji Udin.

Pos terkait