LUWUK TIMES – Anggota DPD RI Dapil Sulawesi Tengah Andhika Mayrizal Amir menyediakan rumah singgah bagi keluarga pasien yang sedang melakukan pengobatan di Rumah Sakit Banggai Laut.
Rumah singgah ini bisa digunakan keluarga Pasien dari luar kota Banggai. Baik dari Bokan Kepulauan, Labobo maupun Bangkurung untuk menginap secara gratis.
“Kami menangkap dan banyaknya laporan dari teman-teman yang biasanya tidur di lorong-lorong rumah sakit karena ketiadaan tempat untuk beristirahat saat keluarganya dirawat. Semoga adanya rumah singgah ini sedikit dapat membantu kita semua,” ucap Andhika Amir, Rabu (29/04/26).
Rumah singgah ini bisa digunakan keluarga pasien saudara-saudara saya yang ada di Banggai Laut untuk sama-sama dimanfaatkan sebaik mungkin.
Andhika menilai bahwa kehadiran rumah singgah ini sebagai bentuk representasi gotong royong.
“Prinsipnya tinggal datang atau menghubungi pengelola dan menginap secara gratis. Harapan kami, dengan adanya rumah singgah ini keluarga pasien yang dirujuk datang dari luar kota, bisa tinggal secara gratis tanpa perlu membayar apa pun,” tutup Senator yang dikenal dekat dengan Rakyat
Ketua Umum Syukuran Aminuddin Amir Foundation (SAAF) Risdianto Pattiwael mengungkapkan bahwa Rumah singgah tersebut adalah bagian dari misi Yayasan.
Sektor kesehatan, Sosial dan kemanusiaan terus pihaknya gaungkan agar dapat menebar manfaat sesama manusia.
“Komitmen Kehadiran SAAF untuk berkolaborasi dengan semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat akan terus lanjutkan semisal rumah singgah ini. Sehingga keluarga pasien yang mau berobat tidak perlu khawatir apalagi kesulitan mencari penginapan. Ini bentuk komitmen kami, agar menyediakan tempat gratis bagi keluarga pasien apalagi tempat pas di depan Rumah Sakit,” ucap Mantan Ketua Umum HIPMI Banggai Laut tersebut
Di Banggai Laut sendiri ada beberapa orang yang bisa di hubungi. Yakni Malik Amrullah, Fauzan Kaepa, Rizal Adja, Bahsmi, Adi dan Zul Bukalang.
“Mereka ini anak muda yang ikut berhimpun di SAAF tentu kita dapat berkolaborasi saling bahu membahu menjaga nilai-nilai persaudaraan sesama anak daerah,” tandas Risdianto. *










