Bupati Banggai Amirudin Tamoreka Apresiasi Jamaah Yasinan: Keluar Masuk Itu Biasa, yang Penting Silaturahmi Tetap Terjaga

oleh -7 Dilihat
oleh
Bupati Banggai Amirudin memberikan sambutan kepada para jamaah Yasinan yang berlangsung di rumah jabatan Bupati Banggai, Kamis 12 Maret 2026. (Foto Sofyan Labolo Luwuk Times)

LUWUK TIMES – Bupati Banggai, H. Amirudin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh jamaah Yasinan Amirudin Sani yang selama ini konsisten menjaga kegiatan keagamaan tersebut setiap pekan.

Menurut Amirudin, dinamika keluar masuk anggota dalam sebuah kelompok yasinan merupakan hal yang wajar terjadi.

Namun yang terpenting adalah semangat kebersamaan dan silaturahmi yang tetap terjaga di tengah masyarakat.

“Keluar masuk dalam kelompok yasinan itu hal yang biasa. Saya maklumi itu,” ujar Amirudin, bertempat Rumah jabatan Bupati Banggai Kamis 12 Maret 2026.

Ia menegaskan bahwa kegiatan Yasinan tersebut bukan hanya memberikan manfaat bagi dirinya dan keluarga. Akan etapi juga bagi masyarakat luas.

Karena itu, ia menyampaikan terima kasih kepada para jamaah yang selama ini setia mengikuti kegiatan tersebut.

“Atas nama Bupati Banggai dan keluarga, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jamaah. Khususnya yang tidak pernah absen. Meski ada yang berganti, setiap Jumat kegiatan ini tetap terisi,” katanya.

Amirudin juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir dalam kegiatan akibat kesibukan tugasnya sebagai kepala daerah.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengungkapkan komitmennya untuk terus memberangkatkan jamaah Yasinan ke Tanah Suci.

Tahun lalu sebanyak 10 jamaah telah diberangkatkan untuk menunaikan ibadah umroh, dan tahun ini direncanakan kembali 10 jamaah akan berangkat.

“Insya Allah sampai akhir periode semua jamaah bisa berangkat umroh,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Yasinan Amirudin Sani, Asri Abasa, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan yasinan telah berjalan selama lima tahun dengan total 284 kali pertemuan.

Dari jumlah tersebut, 243 kali pertemuan berlangsung selama sekitar 4,3 tahun.

Ia menjelaskan, pada periode awal terdapat 49 jamaah yang aktif selama lebih dari tiga tahun. Namun saat ini jumlah jamaah yang masih aktif tersisa 12 orang.

Selanjutnya, pada periode kedua tercatat sebanyak 54 orang jamaah yang bergabung, dengan masa berjalan sekitar 9 bulan 10 hari hingga saat ini. *

Reporter Sofyan Labolo