Gelar Pelatihan Pembudidaya Ikan Lele di Luwuk, Bupati Banggai Amirudin Apresiasi JOB Tomori

oleh -48 Dilihat
oleh
Bupati Banggai H. Amirudin memberikan sambutan pada pelatihan pembudidayaan ikan lele dalam kolam terpal, yang dilaksanakan JOB Tomori bersama Dinas Perikanan Kabupaten Banggai, Selasa 29 Juli-Rabu 30 Juli 2025. (Foto JOB Tomori untuk Luwuk Times)

LUWUK TIMES— JOB Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB Tomori) menggelar pelatihan pembudidayaan ikan lele dalam kolam terpal, pada Selasa 29 Juli-Rabu 30 Juli 2025 di Luwuk.

Kegiatan itu mengusung tema, “pemanfaatan pekarangan dengan budidaya ikan sebagai implementasi program kerjasama Dinas Perikanan Kabupaten Banggai dengan JOB Tomori untuk mendukung gerakan Banggai terdepan, inovatif, maju dan sejahtera atau Gerbang Timur Sulawesi Tengah”.

Bupati Banggai H. Amirudin turut hadir pada kegiatan JOB Tomori bekerjasama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Banggai tersebut.

Ia pun mengapresiasi kepada perusahaan hulu minyak dan gas bumi yang mendapat kepercayaan pemerintah Republik Indonesia melalui SKK Migas mengelola blok migas Senoro-Toili Kabupaten Banggai itu.

Adapun pesertanya berasal dari tiga kelompok budidaya ikan lele dari 3 desa. Yakni Desa Cendanapura Kecamatan Toili, Sentral Timur Kecamatan Toili dan Slamet Garjo Kecamatan Moilong. Tercatat sebanyak 30 peserta dari Kelompok Budidaya Ikan Lele.

Dan tahun 2024 lalu, kegiatan ini sudah terimplementasikan bantuan untuk kelompok budidaya ikan lele dalam kolam terpal. Yakni Desa Bonebalantak Kecamatan Batui Selatan dan Desa Sidoharjo Kecamatan Moilong. Setiap desa ada 1 kelompok, dengan jumlah personel 10 orang.

Selain Dinas Perikanan, JOB Tomori juga telah membangun perjanjian kerja sama atau PKS dengan enam OPD lainnya, yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, TPHP, Ketahanan Pangan, Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Pariwisata.

Fokus PKS itu adalah program pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi antara JOB Tomori dengan Pemda Banggai.

Tak hanya Bupati Banggai. Turut hadir pada pelatihan pembudidayaan ikan lele dalam kolam terpal itu yakni Kadis Perikanan Kabupaten Banggai Ferlyn Y. T. Monggesang, Kabag Kerjasama Setdkab Banggai Fahmi Arifuddin Rizal, Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) Arafat Taslim serta Kepala Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDK) Luwuk Banggai Mukmin.

Selain itu Camat Toili, Kapala Desa Cendanapura, Sentral Timur dan Slametharjo, perwakilan Management JOB Tomori, Iwan Gunawan, Laode Mahmud dari Tim ComDev dan Khairurridha dari Tim Relation. Untuk narasumber menghadirkan Vivi Luntungan dari Manado Sulawesi Utara.

Dalam sambutan, Bupati Banggai, H. Amirudin memberikan apresiasi kepada JOB Tomori, yang telah berkerjasama dengan Pemda Banggai dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Jadi Bekal

Bupati Banggai juga berpesan kepada peserta pelatihan agar mengikuti kegiatan yang sangat bermanfaat tersebut. Hal itu sebagai bekal dalam melakukan usaha budidaya ikan lele nantinya.

Para peserta pelatihan pembudidayaan ikan lele dalam kolam terpal. (Foto JOB Tomori untuk Luwuk Times)

Terlebih lagi salah satu materi pelatihan yaitu pembuatan pakan ikan lele dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang melimpah.

Termasuk praktik pembuatan makanan olahan berbahan baku ikan lele, dalan rangka meningkatkan nilai ekonomis.

Amirudin juga menyampaikan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), salah satu penyebab inflasi Kabupaten Banggai adalah naiknya harga ikan pada musim penghujan.

Belum lagi musim ombak yang berdampak pada menurunnya produksi ikan air laut dari nelayan.

Sehingga salah satu upaya Pemda Banggai mengatasi hal tersebut adalah mengembangkan budidaya ikan air tawar yang memiliki kandungan protein tidak kalah dengan ikan air asin.

Dengan demikian, produksi untuk kebutuhan konsumsi masyarakat tetap stabil sekalipun musim hujan disertai tingginya gelombang laut.

Mengkonsumsi ikan lele kata Bupati Banggai, memiliki banyak manfaat. Baik untuk balita maupun semua usia.

Karena selain menjaga kesehatan jantung, mendukung fungsi otak dan menjaga kesehatan tulang dan gigi serta membantu mencegah stunting pada anak.

Amirudin juga menyampaikan bahwa Pemda Banggai juga telah menerima surat persetujuan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia terkait persetujuan LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan).

Hal itu sebagai salah satu syarat pengembangan sumur migas Senoro Selatan ke tahap produksi. Sehingga Pemda Banggai juga mendukung penuh proyek pengembangan Senoro Selatan oleh JOB Tomori. Sebab kedepan akan semakin banyak manfaat untuk masyarakat.

Kadis Perikanan Banggai Ferlyn Monggesang juga menyampaikan, program pelatihan tersebut terlaksana berkat kerjasama dengan JOB Tomori. Sasarannya adalah mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Banggai yaitu Gerbang Timur Sulawesi Tengah.

Apresiasi

Secara terpisah, Relation Security & ComDev Manager JOB Tomori, Visnu C. Bhawono juga menyampaikan apresiasi kepada Pemda Banggai dan seluruh masyarakat yang telah mendukung kegiatan operasi dan produksi migas yang dilakukan JOB Tomori di wilayah Kabupaten Banggai.

Sesi foto bersama usai pembukaan pelatihan pembudidayaan ikan lele dalam kolam terpal. (Foto JOB Tomori untuk Luwuk Times)

JOB Tomori sebagai perusahaan hulu migas yang mendapat kepercayaan pemerintah mengelola blok migas Senoro-Toili dibawah pengawasan SKK Migas, memiliki komitmen yang sama dengan Pemda Banggai untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat.

Baik melalui Dana Bagi Hasil Migas, pendapatan pajak dan retribusi daerah, maupun melalui kolaborasi pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat, sebagai tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat sekitar area operasi.

“Terimakasih atas dukungan Bupati Banggai Amirudin dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Banggai. Termasuk masyarakat yang telah mendukung kegiatan operasi produksi hulu migas. JOB Tomori juga memiliki komitmen yang sama dengan Pemda Banggai untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat Kabupaten Banggai,” pungkas Visnu C. Bhawono. *