Jeritan Siswa Batui Selatan Terobos Sungai Deras, Ketua DPRD Banggai Tekan OPD: “Jangan Tunggu Ada yang Hanyut!”

oleh -40 Dilihat
oleh

LUWUK TIMES, Banggai — Pemandangan memilukan anak-anak sekolah yang harus mempertaruhkan nyawa menyeberangi derasnya arus sungai di Desa Masungkang, Kecamatan Batui Selatan, kembali memicu reaksi keras dari parlemen.

Tak ingin terus membiarkan warga dan para pelajar bertaruh keselamatan terutama di musim penghujan, Ketua DPRD Banggai, H. Saripudin Tjatjo, bersama seluruh personel Fraksi Partai Golkar pasang badan.

Mereka berkomitmen penuh mendorong percepatan pembangunan Jembatan Masungkang agar terealisasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P/ABT).

“Kami akan dorong di ABT untuk pembangunan jembatan Masungkang,” tegas Saripudin Tjatjo, Rabu (23/07/2026).

Politisi senior yang akrab disapa Om Arif ini menilai, pembangunan jembatan tersebut bukan lagi sekadar wacana pembangunan rutin, melainkan kebutuhan kemanusiaan yang sangat mendesak.

Akses itu merupakan urat nadi harian warga, khususnya anak-anak yang setiap hari menantang bahaya demi menuntut ilmu.

Langkah agresif yang diambil Fraksi Golkar ini sekaligus menjadi tamparan keras bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis yang dinilai lamban dan acuh terhadap penderitaan warga di lapangan.

Om Arif menyayangkan sikap birokrasi yang terkesan ‘pasif’ dan hanya bekerja jika ada perintah dari pimpinan daerah.

Guna menghadirkan solusi cepat, Om Arif berinisiatif mengawal penganggaran jembatan gantung dengan estimasi dana sekitar Rp700 hingga Rp800 juta.

“Jangan hanya menunggu perintah Kepala Daerah. OPD teknis itu harus peka dengan kondisi rakyat di bawah!” cetus Om Arif dengan nada geram.

“Masalah ini sudah sangat kritis. Jangan sampai nanti sudah ada korban jiwa, baru instansi teknis sibuk kasak-kusuk turun ke lapangan,” pungkasnya menegaskan. *

Sofyan Labolo