Kades Sampaka Tegas Tolak PT ABM, Sebut Ancam Sumber Air dan Lingkungan Warga

oleh -230 Dilihat
oleh
Kades Sampaka Munawir Kunjaea

LUWUK TIMES — Kepala Desa Sampaka, Munawir Kunjae, SH, MH, menyatakan sikap tegas menolak rencana masuknya PT Anugerah Bangun Makmur (ABM) di wilayahnya.

Penolakan tersebut tidak hanya datang dari warga Desa Sampaka. Akan tetapi juga mendapat dukungan dari masyarakat desa-desa sekitar.

“Pastinya semua tambang yang masuk tidak hanya mendapat penolakan dari warga Desa Sampaka. Akan tetapi warga pada beberapa desa sekitar Sampaka juga akan menolak,” tegas Munawir kepada Luwuk Times, Senin (20/04/2026).

Baca Juga:  Gaji Karyawan PCNI ditangani Pihak Lain, Aktifitas di Lahan Penumpukan kembali Lancar

Menurut Munawir, sikap penolakan ini bukan tanpa alasan. Ia mengungkapkan bahwa sumber air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kecamatan Bualemo berada pada Dusun 4 Desa Sampaka.

Baca Juga:  Selenggarakan Program Paket C di Desa Toiba, PT ABM Tuai Apresiasi Kepala Desa dan Warga

Kehadiran aktivitas pertambangan berpotensi mengancam keberlangsungan sumber air tersebut.

Selain itu, kekhawatiran terhadap dampak pencemaran lingkungan juga menjadi pertimbangan utama masyarakat dalam menolak aktivitas pertambangan PT ABM.

“Belum lagi dengan dampak pencemaran lainnya yang bisa merugikan masyarakat,” tambahnya.

Kapan waktu operasional PT ABM? Munawir mengaku belum mengetahui secara pasti.

Baca Juga:  Peringati HUT TNI ke 80, Koramil 1308-07 Pagimana Gelar Lomba Palaka Wira Cup, Yanto Balubi: Junjung Sportivitas

Namun, ia menyebut adanya informasi terkait Izin Usaha Produksi (IUP) milik perusahaan tersebut ada pada Dusun 4 Tanah Merah.

“Belum kami tahu. Cuma info pada Dusun 4 Tanah Merah ada IUP dari PT ABM,” pungkasnya. *

Reporter: Sofyan Labolo

No More Posts Available.

No more pages to load.