DKISP

Kawasan Kuliner Teluk Lalong Luwuk Bakal Dikembangkan Menjadi Lalong Food Street

239
×

Kawasan Kuliner Teluk Lalong Luwuk Bakal Dikembangkan Menjadi Lalong Food Street

Sebarkan artikel ini
Penulis: DKISP BanggaiEditor: Sofyan Labolo

“Orang-orang yang menempati lokasi yang sudah kita tetapkan itu betul-betul pedagang. Bukan yang hanya menempati lalu menyewakannya ke pedagang lain” (Bupati Banggai Amirudin)

Bupati Banggai H. Amirudin menyalami para personil Perkumpulan Pedagang Kuliner (PPK) Teluk Lalong periode 2024-2029, bertempat di aula KONI Banggai, Senin (22/1/2023) tadi malam. (Foto: DKISP Banggai)

LUWUKTIMES.ID— Pemerintah Kabupaten Banggai akan menata kembali kawasan kuliner di area Teluk Lalong, khususnya bagi pedagang kaki lima.

Dalam menata salah satu destinasi wisata dalam Kota Luwuk itu, dua organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemda Banggai terlibat.

Dinas Pariwisata akan kolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Banggai.

“Kedepan, area Teluk Lalong akan kami kembangkan menjadi Lalong Food Street berstandar wisata. Bersama para pedagang, kami akan tingkatkan layanannya berstandar wisata, khususnya soal kebersihan dan kualitas kulinernya,” kata Kepala Dinas Pariwisata Banggai Ismed Wardhana.

Pelantikan PPK Teluk Lalong

Bertempat di aula KONI Kabupaten Banggai, Bupati H. Amirudin mengukuhkan Perkumpulan Pedagang Kuliner (PPK) Teluk Lalong periode 2024-2029, Senin (22/1/2023) tadi malam.

Rizki Arisandi ditetapkan sebagai Ketua PPK Teluk Lalong. Organisasi yang berdiri sejak 2019 tersebut, saat ini memiliki anggota sebanyak 66 pedagang.

Baca:  Diwawancara Paritrana Award Tingkat Sulteng, Begini Pemaparan Bupati Banggai Amirudin

Bupati Amirudin berharap organisasi serupa dapat terbentuk di kawasan kuliner lain seperti di Kilo 5 dan Alun-alun Kota Luwuk (eks Alun-alun Bumi Mutiara) yang baru saja direnovasi.

Dengan terbentuknya organisasi bagi para pedagang kuliner ini, pengurus diharapkan dapat menyeleksi secara ketat para pedagang yang akan menempati lokasi kuliner.

“Orang-orang yang menempati lokasi yang sudah kita tetapkan itu betul-betul adalah pedagang. Bukan mereka yang hanya menempati lalu menyewakannya ke pedagang lain. Tidak boleh seperti itu. Dan harus ada rekomendasi dari pengurus,” tegas Bupati Amirudin.

Ia juga menyampaikan para pedagang yang akan berjualan di Alun Alun Kota Luwuk nantinya akan mendapatkan bantuan gerobak gratis dan kredit dari sejumlah bank.

“Untuk Alun-alun Kota Luwuk, semua gerobaknya akan disediakan oleh beberapa bank. Ada Bank Sulteng, BRI, BSI, Mandiri, ada BNI. Dan setiap pedagang langsung diberikan KUR (Kredit Usaha Rakyat) dengan besaran yang bervariasi, tanpa agunan,” ujar Bupati Amirudin.

Baca:  Mengenal Jalan Pelita Luwuk Banggai yang Menyajikan Beragam Kuliner

Ketua PPK Teluk Lalong Rizki Arisandi mengatakan, setelah dilakukan penataan, para pedagang yang ada saat ini bisa berjualan secara permanen di area Teluk Lalong.

“Kami berharap kepada bapak bupati agar para pedagang kaki lima ini bisa dipatenkan dan ke depan mendapat perhatian khusus,” kata dia.

Arisandi juga menyampaikan komitmen para pedagang untuk terus bekerja sama dengan pemerintah daerah.

Pelantikan pengurus PPK Teluk Lalong juga dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Helena Agustina Padeatu, Camat Luwuk Irfan Milang, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Yori Ntoi, dan Forkopimda. *

Baca: Dinas P2KBP3A Banggai Dorong Partisipasi Perempuan Melalui Sosialisasi Multisektor

error: Content is protected !!