LUWUK TIMES, Banggai – Kecamatan Mantoh kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang literasi.
Dua perpustakaan desa dari kecamatan tersebut berhasil mendominasi Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Tingkat Kabupaten Banggai Tahun 2026 dengan meraih juara pertama dan kedua.
Prestasi tersebut diraih Perpustakaan Marenak Desa Sulubombong yang sukses menyabet Juara I.
Sementara Perpustakaan Pontondongan Desa Bombanon meraih Juara II.
Lomba yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banggai ini menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya literasi masyarakat sekaligus mendukung program unggulan Pemerintah Kabupaten Banggai, Gerbang Cerdas.
Bupati Banggai Amirudin yang menghadiri pengumuman sekaligus penyerahan hadiah kepada para pemenang menyampaikan apresiasi atas inovasi yang terus dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dalam membangun budaya membaca hingga ke tingkat desa.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Artinya, adanya gedung perpustakaan yang baru bisa diikuti dengan kegiatan-kegiatan inovatif seperti ini,” ujar Amirudin saat acara di Gedung Perpustakaan Daerah Luwuk, Selasa (30/6/2026).
Senada dengan itu, Bunda Literasi Kabupaten Banggai yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Banggai, Syamsuarni Amirudin, menegaskan komitmennya untuk memperkuat gerakan literasi melalui kader-kader PKK.
Menurutnya, program tersebut sejalan dengan rencana pembentukan perpustakaan mini di desa-desa yang akan dikelola bersama TP PKK desa dan kelurahan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banggai, Benyamin Pondgdatu, mengakui jumlah perpustakaan desa yang ada masih terbatas.
Dari 18 perpustakaan yang terdata, baru sembilan yang memenuhi syarat untuk mengikuti lomba tahun ini.
“Ini menjadi tantangan bagi kami bersama Dinas PMD dan pemerintah desa agar semakin banyak perpustakaan desa yang berkembang dan mampu berpartisipasi pada tahun-tahun mendatang,” ujarnya.
Benyamin berharap pengembangan perpustakaan desa dan kelurahan dapat menjadi salah satu prioritas pembangunan.
Sehingga budaya literasi masyarakat semakin tumbuh dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Banggai.
Versi ini dibuat lebih padat, memiliki lead yang kuat, dan menggunakan gaya penulisan berita yang lebih menarik tanpa mengubah substansi informasi. *


