Kisruh Warnai Laga Babak Penyisihan Buana Open Tournament Hadianto Rasyid Cup 2026

oleh -356 Dilihat
oleh
Buana Open Tournament Hadianto Rasyid Cup 2026 di Kecamatan Nambo berbuntut insiden

LUWUK TIMES – Pertandingan babak penyisihan Mini Soccer Buana Open Tournament Hadianto Rasyid Cup 2026 ternoda insiden.

Kericuhan itu diduga dipicu ketidakpuasan penonton terhadap jalannya pertandingan.

Laga yang mempertemukan tim Pongkeari Batui dari Kecamatan Batui melawan Tornado asal Desa Nambo Padang itu akhirnya harus terhenti sebelum pertandingan selesai.

Sejak awal pertandingan, Pongkeari Batui tampil dominan dan berhasil unggul telak 5-0 atas Tornado, Jumat, 8 Mei 2026.

Keunggulan besar tersebut yang kemungkinan memancing emosi sejumlah penonton sekitar lapangan.

Situasi mulai memanas ketika beberapa oknum penonton masuk dan melakukan tindakan pemukulan terhadap pemain Pongkeari Batui.

Akibat insiden tersebut, dua pemain Pongkeari mendapat kontak fisik langsung.

Suasana pertandingan pun berubah kacau dan memicu ketegangan di dalam lapangan.

Pihak Pongkeari Batui mengaku kecewa. Itu karena pihak panitia dan keamanan pertandingan tidak mampu mengendalikan situasi yang terjadi.

Merasa tidak mendapatkan perlindungan dan demi menghindari hal-hal yang lebih buruk, tim Pongkeari Batui akhirnya memilih menghentikan pertandingan.

Mereka langsung keluar dari lapangan sebagai bentuk keberatan atas insiden yang terjadi dan menyatakan mengundurkan diri dari pertandingan tersebut.

Kisruh ini menjadi sorotan para pecinta sepak bola lokal. Banyak pihak menilai insiden seperti ini mencoreng semangat sportivitas dalam turnamen Hadianto Rasyid Cup 2026 yang seharusnya menjadi ajang silaturahmi dan hiburan masyarakat. *