Lesmana Kulab Tegaskan Banggai Digital Service Jadi Kunci Transformasi Layanan Publik dan Integrasi Data

oleh -82 Dilihat
oleh
Kepala DKISP Kabupaten Banggai, Lesmana Kulab saat memaparkan materi Super Apps Banggai Digital Service, Selasa (28/04/2026). (Foto Sofyan Labolo Luwuk Times)

LUWUK TIMES – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Banggai, Lesmana Kulab, menegaskan, kehadiran Super Apps Banggai Digital Service merupakan langkah strategis dalam mendorong transformasi digital pada lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai.

Dalam keterangannya, Selasa (28/4/2026), Lesmana Kulab menyebut aplikasi ini tidak sekadar inovasi teknologi. Akan etapi menjadi solusi konkret untuk mempermudah akses layanan publik bagi masyarakat.

“Aplikasi ini murni buatan Kabupaten Banggai dan sudah tersedia di Play Store maupun App Store. Tinggal diinstal, masyarakat sudah bisa mengakses berbagai layanan publik secara mudah dan cepat. Kami juga fokus pada aspek keamanan (security),” tegasnya.

Ia menjelaskan, Banggai Digital Service menghadirkan berbagai fitur layanan. Mulai dari kependudukan, kesehatan, perpajakan, ketenagakerjaan, sosial, hingga layanan hukum dan keamanan.

Bahkan, tersedia pula fitur CCTV dan tombol darurat sebagai bagian dari sistem keamanan terintegrasi.

Administrasi Kependudukan

Menurut Lesmana, salah satu layanan yang paling diminati adalah administrasi kependudukan. Masyarakat kini tidak perlu lagi datang ke kantor Dinas Dukcapil untuk mengurus dokumen.

“Urus akta kelahiran tidak perlu ke Disdukcapil. Sudah ada 14 pengajuan melalui aplikasi dari beberapa kecamatan, seperti Nuhon, Kintom, Simpang Raya, Moilong, hingga Batui dan Nambo. Ini bukti bahwa masyarakat mulai memanfaatkan layanan digital,” ungkapnya.

Selain itu, layanan pengajuan akta kematian juga telah berjalan dengan delapan permohonan, dua di antaranya telah terverifikasi.

Proses verifikasi secara berjenjang dari desa hingga OPD teknis, dengan waktu respons yang disebut bisa hanya 10 menit jika dokumen lengkap.

Tak hanya itu, layanan pindah domisili, pembuatan Kartu Keluarga baru, hingga pengajuan kepesertaan BPJS Kesehatan juga telah tersedia. Hingga saat ini tercatat enam pengajuan BPJS, dengan dua yang sudah terverifikasi.

“Kami memfasilitasi pengajuan JKN-KIS, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan. Harapannya, sebelum sakit masyarakat sudah memiliki nomor kepesertaan,” jelas Lesmana.

Ia juga menekankan pentingnya integrasi data untuk mencegah duplikasi, khususnya dalam penyaluran bantuan sosial.

“Harapan kami, data kependudukan bisa terintegrasi dengan baik sehingga tidak ada lagi bantuan sosial yang double. Aplikasi ini memudahkan proses input dan validasi data,” katanya.

Dalam mendukung sistem tersebut, Pemkab Banggai juga telah membangun infrastruktur digital, termasuk pemanfaatan jaringan satelit Starlink di berbagai wilayah.

“Infrastruktur sudah kami siapkan bahkan sebelum efisiensi anggaran. Tahun ini seluruh daerah blank spot sudah difasilitasi Starlink,” tambahnya.

Lesmana juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan BPJS Kesehatan dan media massa.

“Kami terbuka untuk kerja sama, termasuk publikasi dengan BPJS dan masukan dari media. Semangat kolaborasi ini tidak boleh berhenti,” pungkasnya.

Dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan, Lesmana berharap masyarakat dapat memanfaatkan Banggai Digital Service secara maksimal sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan terintegrasi. *

Sofyan Labolo

No More Posts Available.

No more pages to load.