Libatkan Untika Luwuk, Brida Banggai Gelar Seminar Akhir Kajian Dampak Inovasi Sektor Kesehatan

oleh -23 Dilihat
oleh
Kepala Brida Kabupaten Banggai Andi Nur Syamsi Amir

BANGGAI, LUWUK TIMES— Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Banggai bekerja sama dengan Universitas Tompotika Luwuk menggelar seminar akhir kajian dampak inovasi pada sektor kesehatan.

 

Giat itu berlangsung Rabu (16/7/2025), bertempat Kantor Brida Kabupaten Banggai.

 

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Banggai Nurdjalal membuka secara resmi seminar akhir tersebut.

 

Selain Kepala Brida Kabupaten Banggai Andi Nur Syamsi Amir dan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Nurmasita Datu Adam juga hadir OPD terkait lainnya.

 

Yakni Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Faisal Karim, Direktur Utama RSUD Luwuk dr. Yusran Kasim, serta sejumlah kepala Puskesmas.

 

Asisten 1 Nurdjalal mengatakan, kajian ini penting untuk mengevaluasi hasil dari inovasi-inovasi pada sektor kesehatan.

 

“Kami berharap kajian ini tidak hanya memberikan gambaran yang jelas mengenai kondisi existing inovasi kesehatan. Tetapi juga mampu menyusun strategi serta solusi yang tepat dalam mengatasi permasalahan bidang kesehatan,” ujar Nurdjalal.

 

Pada kesempatan itu, Nurdjalal mengajak semua insan kesehatan agar lebih peduli dan serius mengevaluasi program dan inovasi.

 

“Seminar akhir ini merupakan momentum penting dalam mengevaluasi dan merefleksikan capaian dan tantangan dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Banggai,” kata Nurdjalal.

 

Ketua tim peneliti dari Universitas Tompotika Luwuk Dr. Bambang Dwi Cahya mengatakan, kajian terhadap inovasi sektor kesehatan ini untuk mengukur tingkat keberhasilan inovasi dan memastikan keberlanjutannya masa mendatang.

 

“Tujuan umumnya yaitu untuk mengevaluasi dampak dari inovasi-inovasi sektor kesehatan yang telah dilaksanakan,” ujar Dr. Bambang.

 

Adapun sejumlah indikator yang masuk riset oleh tim peneliti, yaitu efektivitas pelayanan, skala prioritas dan keberhasilan, efisiensi analisis anggaran, serta faktor pendukung dan penghambat. *

 

DKISP Banggai