LUWUK TIMES, Luwuk Selatan – Suasana di Jalan Mandapar, Kelurahan Tanjung Tuwis, Kecamatan Luwuk Selatan mendadak mencekam. Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 21.50 Wita, berujung duka mendalam dengan tewasnya seorang bocah berusia 7 tahun.
Kasat Lantas Polres Banggai, AKP Ade Irvan Rivai Kurnia, mengonfirmasi insiden tragis tersebut. Korban meninggal dunia diketahui berinisial EZ (7), yang saat itu menjadi penumpang sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi DN 5024 RD.
“Korban dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis di RSUD Luwuk akibat mengalami pendarahan berat serta cedera kepala berat,” ungkap AKP Ade dalam keterangan resminya, Rabu (1/7/2026).
Kronologi Kejadian
Kecelakaan bermula ketika sebuah sepeda motor Honda CRF dengan nomor polisi DN 6327 RG yang dikendarai oleh Vian Kristianto (19) sedang melaju dari arah Kota Luwuk menuju Toili.
Di saat yang bersamaan, sepeda motor Honda Beat yang dikendarai oleh TF (16) bersama korban EZ (7), bergerak dari pinggir jalan sebelah kiri. TF berniat membelokkan kendaraannya ke kanan untuk berputar arah menuju Luwuk.
Karena jarak antara kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan hebat pun tidak dapat dihindarkan. Akibat benturan tersebut, EZ (7) mengalami luka fatal di kepala hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir di rumah sakit.
Selain itu TF (16) mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuh dan Vian Kristianto (19) menderita patah kaki serta luka robek di bagian dagu.
Polisi Olah TKP
Usai menerima laporan dari warga setempat, personel Satlantas Polres Banggai langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian dan segera berkoordinasi untuk mengerahkan mobil ambulans guna mengevakuasi para korban.
Setelah dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis, jenazah bocah EZ langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.
Sebagai langkah penyelidikan lebih lanjut, pada Rabu (1/7/2026) pagi, personel Satlantas Polres Banggai bersama pihak Jasa Raharja langsung turun ke lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Imbauan Orang Tua
Peristiwa memilukan ini memicu keprihatinan mendalam dari pihak kepolisian. AKP Ade Irvan Rivai Kurnia memberikan peringatan keras kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih waspada saat berkendara membawa anak kecil.
“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa anak-anak sangat rentan menjadi korban kecelakaan lalu lintas. Kami mengimbau kepada seluruh orang tua untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap putra-putrinya demi keselamatan bersama,” tutup Kasat Lantas. *



