Menembak dengan Ilmu, Memimpin dengan Nyali, Misi Besar Indra Rico Tombokan untuk Perbakin Banggai

oleh -74 Dilihat
oleh
Ketua Pengprov Perbakin Jawa Timur, Mayjen TNI AD (Purn) Wibisono Puspito Hadi (tengah foto bersama dengan Ketua Pengkab Perbakin Banggai Indra Rico Tombokan. (Foto Istimewa)

LUWUK TIMES, Surabaya – Di Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur, riuh suara tembakan menggema di Lapangan Tembak Kodam V/Brawijaya.

Dari 46 peserta dari berbagai penjuru Nusantara mulai dari Jakarta, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, NTT dan NTB, tampak seorang pria asal Luwuk Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah yang mengikuti setiap instruksi dengan fokus penuh.

Ia adalah Indra Rico Tombokan. Bukan sekadar menyalurkan hobi. Tapi kehadiran Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Perbakin Banggai di Pelatihan Dasar (Pelatsar) Berburu Nasional Angkatan XIX Jawa Timur (20–21 Juni 2026) ini membawa sebuah misi besar.

Ia ingin membawa pulang ilmu untuk membesarkan cabang olahraga menembak di tanah Banggai.

Berburu yang Benar, Bukan Asal Bidik

Bagi Indra Rico, memimpin sebuah cabang olahraga yang melibatkan senjata api bukan perkara main-main.

Diperlukan tanggung jawab moral, pemahaman hukum yang matang, serta kecakapan teknis yang tersertifikasi resmi.

Itulah mengapa ia memilih terbang langsung ke Surabaya demi mengantongi lisensi berburu nasional berkartu tanda anggota (KTA) B.

“Di sini kami dibekali bagaimana cara berburu yang baik dan benar sesuai SOP serta AD/ART Perbakin,” ujar Indra Rico saat dihubungi Luwuk Times, Senin (22/06/2026) tadi malam.

Selama dua hari, Indra ditempa secara maraton. Pada hari pertama, ia harus berkutat dengan ujian kompetensi tertulis di Hotel Aloft Pakuwon City Mall.

Tak main-main, pembekalan materi diberikan langsung oleh para pakar dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jatim, Pengurus Besar (PB) Perbakin dan Polda Jawa Timur.

“Kami diajar berburu yang benar. Keamanan menggunakan senjata api (handling senjata). Hingga pentingnya membaca situasi dan kondisi di area perburuan,” lanjutnya menekankan aspek keselamatan.

Lulus Sempurna dan Dedikasi untuk Daerah

Hari kedua menjadi pembuktian nyata. Di bawah pengawasan ketat tim juri dari PB Perbakin Indonesia, Indra Rico turun ke lapangan untuk ujian praktik handling senjata dan menembak.

Hasilnya? Sang ketua berhasil lulus dengan nilai yang sangat memuaskan.

Namun, esensi sejati dari selembar lisensi nasional tersebut bukanlah untuk kebanggaan pribadi.

Langkah ini diambil Indra sebagai bentuk komitmen totalnya dalam menakhodai Perbakin Banggai.

Ia ingin menjadi teladan bahwa seorang pemimpin harus memiliki kompetensi di bidang yang dipimpinnya.

“Saya mengambil lisensi nasional berburu ini tujuannya untuk mengedukasi aturan berburu yang ada di AD/ART Perbakin kepada rekan-rekan di daerah,” tegas Indra.

Ada kesan yang tentu saja yang tidak bisa dilupakan begitu saja oleh Indra Rico. Pada momentum itu, Ia bertemu dengan Ketua Pengprov Perbakin Jawa Timur, Mayjen TNI AD (Purn) Wibisono Puspito Hadi. Indra Rico pun mendapatkan sambutan hangat.

Menuju Perbakin Banggai yang Lebih Baik

Kabupaten Banggai memiliki potensi atlet menembak yang luar biasa.

Lewat bekal ilmu kedisiplinan, regulasi hukum yang ketat, serta teknik berburu legal yang ia dapatkan di Surabaya, Indra Rico siap melakukan standardisasi dan pembinaan yang lebih profesional di Banggai.

“Lisensi ini penting agar sebagai ketua, saya punya legalitas dan kapasitas yang sah. Yang jelas, dengan mengantongi lisensi ini, saya siap membawa Perbakin Banggai ke jenjang yang lebih baik lagi,” pungkasnya dengan nada optimistis.

Di tangan dingin seorang pemimpin yang mau terus belajar seperti Indra Rico Tombokan, masa depan olahraga menembak di Kabupaten Banggai kini membidik sasaran yang tepat: profesional, berprestasi, dan disegani di tingkat nasional. *

Sofyan Labolo