LUWUK TIMES – Komitmen Kabupaten Banggai untuk kembali tampil maksimal pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah 2026 mulai dipanaskan.
Hal itu tercermin dengan rapat perdana Tim Perumus KONI Banggai, yang berlangsung Sekretariat KONI Banggai, Selasa (27/01/2026).
Rapat hingga sore hari tersebut dipimpin langsung Ketua Harian KONI Banggai sekaligus Ketua Tim Perumus, Syafrudin Hinelo.
Sejumlah pengurus dan unsur lintas sektor turut hadir. Mereka adalah Sekretaris KONI Banggai Sugiarto Djanun, Febry Hendrawan, Bahar Ndilao, Samsul yang juga Sekretaris Disdik Banggai, Plt Kadis Perkimtan Banggai Mulsandi, serta Izul, Indra, dan Efendi.
Usai pertemuan, Sugiarto Djanun kepada Luwuk Times menjelaskan, rapat perdana ini menjadi langkah awal koordinasi Tim 9 sesuai SK Ketua Umum KONI Banggai.
Fokus utama pembahasan meliputi rasionalisasi anggaran tahun 2026 melalui dana hibah, perumusan kebutuhan kontingen Banggai, serta penyusunan komposisi kontingen untuk Porprov Sulteng ke X 2026 Kabupaten Morowali.
“Ini langkah awal. Ibarat mesin-mesin cabang olahraga, sudah mulai kita panaskan. Koordinasi sudah kita mulai dengan pengiriman surat permintaan data entry by name dan entry by number dari seluruh cabor,” jelas Sugiarto.
Data tersebut nantinya akan menjadi dasar untuk menghitung jumlah atlet dan nomor pertandingan yang Banggai bakal ikuti. Seluruh data akan dievaluasi secara ketat dengan batas waktu hingga 30 Januari 2026, sebelum kembali dilakukan evaluasi lanjutan.
“Semua harus berbasis data dan prestasi. Kita tidak hanya mengejar kuantitas atlet, tapi juga kualitas. Target akan diberikan kepada masing-masing cabor sesuai kemampuan riil mereka,” tegasnya.
Rapat Lanjutan
Setelah evaluasi tahap awal, KONI Banggai berencana menggelar rapat lanjutan bersama seluruh cabang olahraga dan tim perumus pada 2 atau 3 Februari 2026. Sembari menunggu arahan lanjutan dari Ketua Umum KONI Banggai.
Sebagai juara umum Porprov 2022, Banggai bertekad mempertahankan prestasi tersebut dengan kerja maksimal dan perencanaan matang.
Dari total 27 cabang olahraga di Porprov, seluruhnya akan dihitung secara rasional sesuai kemampuan anggaran dan target prestasi.
“Dana yang ada akan kita maksimalkan. Tim perumus tidak akan gegabah mengambil keputusan tanpa data. Semua harus terukur,” tambah Sugiarto.
Masa Depan Atlet
Tak hanya fokus pada kompetisi, Tim Perumus juga memberi perhatian pada masa depan atlet pasca Porprov. KONI Banggai bahkan telah melakukan konsultasi dengan Disnaker terkait pemberdayaan atlet setelah event selesai.
“Atlet harus kami perjuangkan. Bukan hanya bonus, tapi juga masa depan mereka. Ini menjadi perhatian bersama dengan Pemda,” pungkasnya.
Dengan persiapan berbasis data, target yang jelas, serta sinergi lintas sektor, KONI Banggai optimistis langkah awal ini akan menjadi fondasi kuat menuju Porprov Sulteng 2026 Kabupaten Morowali. *

