Quick Response Satintelkam Polres Banggai Ungkap Hilangnya Mahasiswi Gorontalo Setelah 18 Hari

oleh -31 Dilihat
oleh
Quick response Satintelkam Polres Banggai ungkap kasus hilangnya Mahasiswi Gorontalo selama 18 hari

LUWUK TIMES — Misteri hilangnya seorang mahasiswi asal Provinsi Gorontalo akhirnya terungkap.

Setelah dinyatakan hilang selama 18 hari dan sempat menghebohkan media sosial, keberadaan NA (21) berhasil ditemukan oleh Satuan Intelkam Polres Banggai, Senin (19/1/2026).

NA diketahui berada di Kelurahan Hanga-hanga, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai.

Pengungkapan ini mendapat apresiasi luas karena dinilai sebagai bentuk quick response kepolisian dalam menjawab keresahan masyarakat dan keluarga korban.

Kasat Intelkam Polres Banggai, IPTU Muh. Ruhil Newton Sugiarto, SH, mengungkapkan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima informasi dari Polres Bone Bolanggo, Polda Gorontalo, terkait laporan orang hilang yang juga telah viral di media sosial dan media online.

“Setelah menerima informasi, kami langsung melakukan penyelidikan. Sekitar pukul 11.30 Wita, tim berhasil mendeteksi keberadaan yang bersangkutan di wilayah Hanga-hanga, Luwuk Selatan,” jelas IPTU Ruhil.

Diketahui, NA merupakan mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Gorontalo yang dilaporkan hilang oleh ayahnya pada Sabtu (10/1/2026).

Sebelumnya, NA sempat menghubungi keluarganya dan mengaku diganggu orang tak dikenal sepulang dari kampus.

Setelah itu, ponselnya tidak lagi aktif, sehingga membuat pihak keluarga panik dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bone Bolanggo.

Namun, hasil penyelidikan mengungkap fakta berbeda. NA ternyata pergi bersama pacarnya, EW (22), yang juga berstatus mahasiswa.

Keduanya berangkat pada Minggu (11/1/2026) melalui Pelabuhan Ferry Gorontalo–Pagimana dengan tujuan berobat sekaligus mengunjungi keluarga EW di Desa Sambiut, Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Motif NA meninggalkan rumah karena adanya persoalan pribadi dalam keluarga,” tambah IPTU Ruhil.

Saat ini, NA telah dipertemukan kembali dengan keluarganya dan dipastikan pulang bersama orang tua ke kampung halamannya di Provinsi Gorontalo dalam keadaan aman dan sehat.

Kapolres Banggai, AKBP Wayan Wayracana Aryawan, S.I.K., menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kasat Intelkam IPTU Muh. Ruhil Newton Sugiarto beserta tim atas keberhasilan pengungkapan kasus tersebut.

“Ini adalah wujud nyata pelayanan cepat kepolisian untuk menjawab kegelisahan keluarga korban serta meluruskan berbagai informasi simpang siur yang berkembang di masyarakat,” tegas Kapolres.

Apresiasi juga datang dari orang tua NA, Robert Ayuba, yang menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada jajaran Polres Banggai.

“Pokoknya Kasat Intel Polres Banggai dengan anggota memang terbaik,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sejak tiba di Kota Luwuk, dirinya dan keluarga dijemput langsung oleh pihak kepolisian, difasilitasi tempat singgah, dipertemukan dengan anaknya, hingga diantar kembali ke Gorontalo menggunakan mobil dan kapal feri.

“Kebaikan dan keramahan anggota Polres Banggai akan selalu kami kenang. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan mereka,” tutupnya. *