LUWUK TIMES – Suasana malam di Kecamatan Pagimana Kabupaten Banggai, Selasa (17/2), tampak berbeda.
Cahaya obor yang berderet panjang menerangi jalanan, mengiringi langkah ratusan warga Kampung Ramadhan Lingkuan yang antusias mengikuti Pawai Obor dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M.
Setelah sukses menggelar Pawai Takbiran Akbar pada tahun 2025, tahun ini warga kembali menghadirkan kemeriahan melalui tradisi Pawai Obor yang sarat makna kebersamaan dan semangat religius.
Kegiatan tersebut melibatkan ratusan masyarakat Kampung Ramadhan serta mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Luwuk dari Posko Basabungan, Pagimana, dan Pisou.
Pawai Obor ini merupakan inisiatif murni masyarakat yang dipimpin langsung oleh Koordinator Pelaksana, Cici Lamato.
Seluruh proses persiapan dilakukan secara gotong royong, mulai dari pengambilan bambu di perkebunan warga, penyediaan minyak tanah sebagai bahan bakar, hingga berbagai perlengkapan pendukung lainnya.
Kepada Luwuk Times, Rabu (18/2), Cici Lamato menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh warga Kampung Ramadhan Lingkuan yang telah bersama-sama berkontribusi, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan. Ini menjadi kebanggaan kita bersama dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M,” ungkap Cici.
Kegiatan pawai secara resmi dilepas oleh Imam Masjid Tazalinur, Usman Loni, dan turut dihadiri Kepala KUA Pagimana serta tokoh agama Lingkungan II.
Kehadiran para tokoh agama tersebut semakin menambah khidmat suasana pelepasan pawai.
Rute pawai dimulai dari depan Masjid Tazalinur Basabungan, kemudian berjalan kaki menuju pusat pertokoan Pagimana, melintasi Kantor Pos, singgah di Masjid Besar Al-Idztihad, dan kembali finis di Masjid Tazalinur.
Sepanjang perjalanan, lantunan takbir dan shalawat menggema, menciptakan atmosfer religius yang menyentuh hati masyarakat yang menyaksikan.
Pawai Obor ini tidak hanya menjadi simbol penyambutan Ramadhan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan semangat gotong royong warga Kampung Ramadhan Lingkuan Pagimana. *
Reporter Anto Yasin

