Turun Melaut, Nelayan Asal Bualemo Banggai Dikabarkan Hilang

oleh -1006 Dilihat
oleh
Turun melaut, seorang nelayan asal Kecamatan Bualemo Kabupaten Banggai dikabarkan hilang

LUWUKTIMES.ID— Usman Supu alias Tareo, nelayan berusia 62 tahun asal Desa Longkoga Timur Kecamatan Bualemo, Kabupaten Banggai dilaporkan hilang saat melaut di perairan setempat, Kamis, (25/1/2024).

Kapolsek Bualemo IPTU Rudi Dg. Sumbung, SH mengatakan, informasi tersebut diterima langsung dari Istri korban Nurlina Hairi (36).

“Kami menerima info dari istri korban. Dan dari Zainudin Husen (44) serta Nurdin Husen 64) terkait 1 orang hilang saat turun kelaut memancing ikan,” katanya.

BACA JUGA:  Kolaborasi Bersama Warga, Pemkel Kilongan Permai Bagikan Ratusan Takjil

Dijelaskannya, korban pergi mencari ikan dan pamit kepada istrinya pada Selasa (23/1) pukul 16.00 wita.

Keesokan harinya, Rabu (24/1) sekitar pukul 07.30 Wita setelah selesai memancing, korban berangkat pulang bersama saksi Zainudin dan Nurdin dengan menggunakan perahu yang berbeda.

Setelah sampai di darat sekitar pukul 10.00 Wita, kedua saksi tersebut melihat korban belum juga sampai hingga dengan saat ini.

BACA JUGA:  Kasus Perselingkuhan di Toili Barat Banggai Berakhir Mediasi

“Menurut saksi saat itu memang kondisi cuaca lagi buruk, yakni hujan, berangin dan ombak kencang,” ujar Kapolsek.

Personil Polsek Bualemo kata Rudi, setelah menerima informasi tersebut langsung segera menuju lokasi kejadian.

“Saat ini kami terus berkoordinasi dengan Basarnas untuk melakukan pencarian. Dan sembari itu telah dilakukan pencarian terhadap korban dengan menggunakan perahu nelayan sekitar,” sebutnya.

BACA JUGA:  Musrenbang RKPD Kabupaten Banggai 2026, Bupati Amirudin Paparkan Keberhasilannya

Kapolsek menduga perahu korban kehabisan bahan bakar saat perjalanan pulang. Ditambah dengan kondisi perahu yang kecil sehingga mengalami kesulitan melawan arus/ombak yang cukup kencang.

“Tim penyelamat telah bergerak. Semoga ada hasil yang terbaik,” pungkasnya. *

Baca: Motor Oleng Tabrak Pagar Beton, Pemuda di Batui Banggai Patah Kaki