Adaptor Hangus, Traffic Light Simpang 4 Karaton Lumpuh, Respons Cepat Dishub Banggai Tuai Apresiasi Pengguna Jalan

oleh -223 Dilihat
oleh
Plt Kadishub Banggai Muksir Maita turun langsung dalam memperbaiki traffic light di Simpang 4 Kelurahan Karaton, Senin (15/06/2026).

Traffic Light macet sering terjadi di Kota Luwuk. Tidak berfungsi nya salah satu rambu lalu lintas itu sangat berdampak terjadi kecelakaan.


DERU kendaraan yang saling bersilangan di perempatan Jalan Moh. Hatta dan Jalan Yos Sudarso, Senin (15/6/2026), sempat berlangsung tanpa panduan lampu lalu lintas.

Traffic light yang menjadi penanda utama arus kendaraan di salah satu titik padat Kota Luwuk itu mendadak tidak berfungsi, memicu keluhan para pengguna jalan.

Menanggapi kondisi tersebut, jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Banggai tidak menunggu lama.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Angkutan, Ramdani Bahmid, bersama Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas langsung turun ke lokasi untuk melakukan perbaikan.

Sejak pukul 10.00 Wita, tim bekerja menelusuri penyebab gangguan pada perangkat lampu lalu lintas tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan adaptor pada sistem traffic light mengalami kerusakan akibat hangus terbakar.

“Adaptor hangus, jadi kami ganti dengan yang baru. Kita harus sigap,” ujar Ramdani di sela-sela proses perbaikan.

Perbaikan berlangsung sekitar dua jam. Tepat menjelang pukul 12.00 Wita, traffic light di perempatan strategis itu kembali menyala dan berfungsi normal, mengatur arus kendaraan yang melintas dari berbagai arah.

Menurut Ramdani, secara teknis pemeliharaan dan penanganan fasilitas tersebut merupakan kewenangan Balai Transportasi Jalan Kelas II Sulawesi Tengah.

“Itu domain mereka,” katanya.

Meski demikian, Dinas Perhubungan Banggai memilih untuk segera bertindak.

Pertimbangan utamanya adalah keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang setiap hari menggunakan ruas jalan tersebut.

“Karena ini sudah menjadi keluhan pengguna jalan yang juga merupakan warga Banggai, maka kami langsung turun melakukan perbaikan,” jelasnya.

Gangguan pada traffic light itu rupanya juga mendapat perhatian dari unsur legislatif.

Ramdani mengungkapkan, Ketua DPRD Banggai, H. Saripudin Tjatjo, bahkan turut menghubungi Plt Kepala Dinas Perhubungan Banggai, Muksir Maita, untuk menanyakan kondisi lampu lalu lintas yang tidak berfungsi tersebut.

Respons cepat yang ditunjukkan Dinas Perhubungan Banggai menjadi bukti bahwa pelayanan publik tidak selalu harus menunggu batas-batas kewenangan.

Di tengah padatnya aktivitas masyarakat Kota Luwuk, dua jam kerja di bawah terik siang menjadi upaya sederhana namun penting untuk memastikan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga. *

Sofyan Labolo