Sulianti Murad Blusukan di Luwuk Utara, Seperti Ini Keluh-Kesah Warga

oleh -471 Kali Dibaca
Calon bupati Banggai, Hj. Sulianti Murad blusukan di tiga desa di Kecamatan Luwuk Utara, Selasa (10/11). (Foto-Foto: Ratnowan)

LUWUK UTARA, Luwuktimes.id – Calon bupati (cabup) Banggai, Hj. Sulianti Murad tak ingin mendengar keluhan rakyat hanya sebatas kabar dari orang per orang. Dia ingin mendengar secara langsung apa yang menjadi jeritan mereka. Bagi cabup nomor urut 1 ini, konsep blusukan paling ideal dalam menampung aspirasi tersebut.

Setelah sebelumnya mengunjungi Kecamatan Luwuk Timur dan Masama, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Banggai ini bertandang di Kecamatan Luwuk Utara, Selasa (10/11).

Sejumlah titik disinggahi putri pengusaha sukses Murad Husain ini. Tidak sekadar meyakinkan ke publik bahwa dirinya merupakan satu-satunya wakil perempuan yang menjadi kontestan di pilkada Banggai, sekaligus meminta dukungan dan doa restu. Tetapi Sulianti Murad juga berdialog serta menampung aspirasi warga.

Sulianti Murad bersama tim koalisi pemenangan HATIMU, berangkat dari rumah juang HATIMU di Kelurahan Karaton Kecamatan Luwuk sekitar pukul 09.00 wita.

Tujuan awal desa Boyou Kecamatan Luwuk Utara. Bersama tim, Sulianti menemui para sopir di terminal Boyou. Ada beberapa keluhan yang disampaikan mereka. Diantaranya terkait penataan terminal yang berpengaruh terhadap pendapatan para sopir.

Titik selanjutnya yang dikunjungi Ketua Perwis Kabupaten Banggai yakni desa Bunga atau tepatnya di kompleks jalan padat. Disana Anti Murad-sapaan karibnya juga mendapat setumpuk keluhan warga.

Yang paling diinginkan warga adalah bantuan pupuk untuk bercocok tanam. Permintaan itu rasional. Karena warga di kompleks itu didominan petani. Tidak adanya bantuan subsidi pupuk dari pemerintah, mengakibatkan berbagai komoditi tanaman warga disana terancam gagal panen.

Warga desa Kamumu pun demikian. Mereka mengeluh tidak adanya jalan usaha tani. Padahal salah satu infrastruktur jalan itu sangat penting dalam rangka meningkatkan kesejahteraan warga desa Kamumu.

Terhadap semua keluhan warga, Sulianti Murad secara tegas mengatakan bahwa tampilnya dia bersama H. Zainal Abidin Alihamu sebagai calon wakil bupati dalam bursa pilkada Banggai, tidak dengan mengubar janji.

Akan tetapi paslon HATIMU datang berupaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang selama ini memang belum terpenuhi.

“Jika Allah Swt berkehendak dan rakyat memberi kepercayaan kepada kami (paslon HATIMU) sebagai bupati dan wakil bupati Banggai, maka insyallah apa yang menjadi keluh kesah rakyat dapat kami sikapi,” kata Sulianti Murad dengan nada semangat. *

Baca juga
Paslon HATIMU Blusukan, Lagi Soal Jalan Dikeluhkan Warga

(wan)