Advertising

Bang Syukur Mandar Khawatir APBN Jebol Akibat Program MBG dan Koperasi Merah Putih

Sofyan
Bang Syukur Mandar
A-AA+A++

Ia menilai pemerintah terlalu menggantungkan harapan besar pada dua program itu. Seakan-akan mampu menjadi solusi utama untuk membawa Indonesia menjadi negara maju dan sejahtera.

Padahal, kata dia, Indonesia masih menghadapi tekanan besar mulai dari utang luar negeri yang membengkak. Konflik internasional. Tekanan ekonomi dalam negeri hingga ancaman melemahnya APBN.

Bang Syukur Mandar juga mengkritik klaim penciptaan lapangan kerja melalui program MBG dan koperasi desa.

Baca Juga:  Pidato Kenegaraan MPR 2026, Presiden Prabowo Paparkan Pangan hingga Tambang Ilegal

Ia mempertanyakan efektivitas penggunaan APBN untuk membiayai proyek yang belum tentu memberikan keuntungan besar bagi negara.

Baca Juga:  BPJS Kesehatan Luncurkan Program NADI JKN, Jadi Solusi bagi PBPU yang Tak Punya Penghasilan Tetap

“Idealnya negara tidak usah terlalu jauh berbisnis. Penciptaan lapangan kerja itu harus melibatkan sektor swasta yang tumbuh. Bukan negara membiayai proyek dengan uang rakyat,” ujarnya.

Ia mengingatkan jika kebijakan seperti itu terus dipaksakan, maka kondisi APBN dikhawatirkan bisa semakin terbebani. Dan berdampak pada kondisi ekonomi nasional di masa depan.

Baca Juga:  Oposisi Desak Presiden Prabowo Moratorium Proyek MBG, KDMP dan Rombak Kabinet Gemuk

Di akhir pernyataannya, Bang Syukur Mandar meminta Presiden Prabowo melihat kondisi tersebut sebagai persoalan serius. Yang tentu saja membutuhkan perhatian dan langkah konkret pemerintah. *

Sofyan Labolo

Example 120x600