Masa Buruh Minta Hentikan Aktivitas Perusahaan
LUWUK TIMES – Ratusan Buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Teluk Dolango Pelabuhan Bunta, Kabupaten Banggai Sulteng menggelar aksi demo.
Mereka menyampaikan aspirasinya ke pihak Pelabuhan kelas III Bunta, Pelayaran Laut PT Jambi Bunta dan Perusahaan PT Cipta Banggai Sejahtera (CBS).
“Koperasi TKBM Teluk Dolango Pelabuhan Bunta kecewa dengan PT CBS yang telah bersepakat untuk membayarkan upah buruh tiga kapal. Namun kesepakatan tersebut dilangggar Direktur Tri Sutrisno,” kata korlap Aksa Patundu.
Masa aksi bergerak menuju kantor pelabuhan Kelas III Bunta pukul 10.00 wita.
Di pelabuhan Bunta buruh TKBM Teluk Dulango menyampaikan aspirasi.
Aksa dalam orasinya menuntut agar upah buruh segera dibayarkan. Ia juga menegaskan kepada Kepala Syabandar agar menyelesaikan masalah antara buruh dan pihak perusahaan PT CBS.
Sebab Syabandar adalah pembina Koperasi TKBM Teluk Dolango Pelabuhan Bunta.
“Kami buruh menduga ada kongkalikong atupun kerjasama jahat antara perusahaan dan Syabandar Bunta yang merugikan pihak Buruh,” katanya.
“Kasihan hanya dengan jumlah kecil buruh masih dibohongi pihak perusahaan,” tambah Aksa.
Untuk itu orator meminta kepada pihak Syabandar Bunta agar segera memediasi persoalan tersebut.
“Jika tidak maka kami akan boikot aktivitas perusahaan PT Cipta Banggai Sejahtera Desa Batu Hitam,” ucapnya.
Korlap aksi juga meminta Syabandar untuk keluar menemui para pendemo yang berada diluar kantor Syabandar.
Pantauan media ini, Syabandar Imran Usman keluar dan menemui masa aksi sekaligus menerima dan memberikan tanggapan terkait tuntutan massa aksi.
Usai menemui masa aksi Syabandar mengundang perwakilan Koperasi TKBM untuk berdiskusi di ruang rapat kantor Syabandar.
“Karena tempatnya kecil jadi kami berharap TKBM menunjuk perwakilan atau Pengurus utama untuk masuk. Iya kurang lebih 7 orang,” ungkapnya kepada masa aksi.
Dalam diskusi di ruang Rapat Kantor Syabandar hadir pula Kapolsek Bunta dan Kapolsek Nuhon.
Dalam pertemuan bersama Koperasi TKBM Teluk Dolango Pelabuhan Bunta, Syabandar berjanji akan mengundang Direktur PT CBS saudara Tri Sutrisno.
“Iya saya bersama Kapolsek akan undang Direktur perusahaan untuk mediasi persoalan. Isnya Allah ada jalan keluarnya,” ucapnya.
Usai pertemuan, masa TKBM Teluk Dulango bergerak ke Kantor pelayaran cabang Bunta PT Jambi Kelurahan Salabenda.
Dalam diskusi dengan TKBM menekankan agar pihak pelayaran jangan dulu memberikan izin pelayaran kepihak perusahaan.
Lanjut aksi massa ke titik ketiga yakni ke tempat PT CBS Desa Batu Hitam Kecamatan Nuhon.
Namun setiba disana direktur PT CBS Tri Sutrisno sudah tidak berada di kantornya. Dan hanya menyisakan salah seorang pengawas.
Sekitar setengah jam masa bersama orator memyampaikan aspirasinya.
“Kami berharap pengawas sampaikan kepada pimpinannya agar segera selesaikan kewajiban,” tegas orator. *
Dales

