LUWUK TIMES – Dinas Sosial Kabupaten Banggai bekerja sama dengan Bank Negara Indonesia (BNI) melalui program BNI Berbagi menyalurkan ratusan paket sembako kepada kaum dhuafa, anak yatim piatu, serta kelompok pekerja rentan di empat kecamatan di wilayah Kota Luwuk.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (5/3/2026) ini menyasar masyarakat di Kecamatan Luwuk, Luwuk Selatan, Luwuk Utara, dan Kecamatan Nambo.
Penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Banggai Amirudin Tamoreka, Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Banggai Nurjalal SH, serta Pimpinan Cabang BNI Banggai Susilawati Buchari.
Program pembagian sembako ini merupakan bagian dari kepedulian sosial melalui program BNI Berbagi yang bertujuan mendukung upaya pemerintah dalam membantu pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu di Kabupaten Banggai.
Pimpinan Cabang BNI Banggai, Susilawati Buchari, mengatakan bahwa kegiatan sosial ini menjadi wujud nyata kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus bentuk dukungan terhadap pemerintah daerah dalam memperhatikan kondisi sosial ekonomi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi dan membantu masyarakat kurang mampu, khususnya keluarga yang masih membutuhkan perhatian dan dukungan,” ujarnya.
Paket bantuan yang disalurkan berisi berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, mie instan.
Termasuk sejumlah bahan pangan lainnya yang diharapkan dapat membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga para penerima manfaat.
Sementara itu, Bupati Banggai Amirudin dalam sambutannya menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Banggai terus berkomitmen menghadirkan berbagai kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, terutama dalam bidang sosial, pemberdayaan masyarakat, serta perlindungan kelompok rentan.
Menurutnya, melalui Dinas Sosial berbagai program bantuan sosial terus dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan, termasuk program pemberdayaan ekonomi keluarga.
“Kegiatan pembagian sembako ini menjadi simbol bahwa semangat Maju Bersama Rakyat bukan sekadar slogan, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan,” ujar Bupati.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mewujudkan Banggai yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan,” pungkasnya. *


