LUWUK TIMES, Banggai – Pemerintah Kabupaten Banggai memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dengan khidmat, bertempat Mesjid Agung An-Nur Luwuk pada Senin Selasa (25/8/2026)
Peringatan ini menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dan memperkuat nilai-nilai keimanan, persatuan, serta pembangunan daerah.
Pada agenda tahunan itu, Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Mujiono, mewakili Bupati Banggai H. Amirudin.
Bupati menyampaikan bahwa peringatan Maulid bukan hanya sekadar mengenang kelahiran Rasulullah.
Akan tetapi juga momentum penting untuk meneguhkan kembali keimanan, memperkuat persaudaraan, serta meneladani akhlak mulianya dalam kehidupan sehari-hari.
“Rasulullah SAW lahir ke dunia membawa misi besar, yaitu menyempurnakan akhlak umat manusia dan menyebarkan ajaran Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin,” katanya.
“Beliau hadir di tengah masyarakat yang terjerbak dalam kegelapan jahiliyah, lalu dengan keteladanan dan perjuangan beliau, umat manusia dituntun menuju jalan kebenaran, jalan yang penuh cahaya iman, ilmu, dan akhlak mulia,” ujar Mujiono.
Bupati menekankan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah sosok teladan sempurna. Ia memiliki sifat Sidik, Amanah, Tabligh, dan Fathanah yang harus menjadi pedoman dalam kehidupan.
“Di era globalisasi dan perkembangan teknologi yang begitu pesat, kita dituntut untuk tetap menjaga identitas, akhlak, dan persatuan umat. Banyak nilai-nilai yang mulai terkikis oleh arus zaman,” pesannya.
Karena itu, tambah Bupati, melalui peringatan Maulid Nabi ini, mari kita kembali memperkokoh jati diri dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW, agar kita tidak mudah tergerus oleh hal-hal yang dapat melemahkan moral, iman, dan persaudaraan kita.
Pemerintah Kabupaten Banggai memandang kegiatan keagamaan seperti Maulid Nabi sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.
Pada kesempatan ini Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah.
Bupati berharap peringatan Maulid 1448 H ini menjadi titik tolak untuk meningkatkan keimanan, mempererat silaturahmi serta memperkuat persaudaraan.
Sekaligus bersama-sama membangun Kabupaten Banggai yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing, namun tetap berlandaskan nilai-nilai agama dan akhlak mulia.
Acara diisi dengan hikmah maulid yang disampaikan oleh Ustadz Iswan Kurnia Hasan.
Selanjutnya doa bersama agar Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan dan keberkahan dalam menjalani kehidupan.
Termasuk menjadikan masyarakat Banggai sebagai hamba-hamba-Nya yang mampu meneladani Rasulullah SAW dalam setiap langkah kehidupan. *








