Alumni Sebagai Cermin Keberhasilan Kampus
Apresiasi tinggi juga datang dari pihak dekanat. Dekan FISIP UNTIKA, Budiyanto Taib, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa kejayaan sebuah kampus tidak hanya diukur dari apa yang terjadi di dalam ruang kelas hari ini, melainkan dari jejak manfaat yang ditinggalkan oleh para lulusannya di masyarakat.
“Alumni adalah bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan dan perkembangan fakultas,” ungkap Budiyanto dengan nada optimis.
“Kampus yang besar bukan hanya dibangun oleh mahasiswa dan dosen yang ada hari ini, tetapi juga oleh jejak, kontribusi, serta keberhasilan para alumninya.”
Budiyanto menaruh harapan besar agar ikatan alumni ini tidak sekadar menjadi ajang kumpul-kumpul nostalgia, melainkan menjadi mitra strategis kampus.
Sinergi yang kuat diharapkan mampu mendongkrak kualitas pendidikan, membuka jalan bagi kapasitas mahasiswa aktif, hingga menjadi motor penggerak pembangunan di daerah, khususnya di Kabupaten Banggai.
Energi Baru untuk Kabupaten Banggai
Sepanjang acara, dinamika musyawarah berjalan hangat dan penuh energi. Berbagai gagasan konstruktif mengalir dari para peserta saat menyusun arah organisasi, program kerja, hingga pembentukan kepengurusan definitif.
Tema yang diusung bukan sekadar slogan pemanis; itu adalah refleksi bahwa alumni FISIP adalah aset intelektual dan sosial yang berharga.
Mubes Pertama IKA FISIP UNTIKA telah usai, namun perjalanan sesungguhnya baru saja dimulai.
Dari sebuah ruang rapat di Luwuk, sebuah kekuatan kolektif kini telah lahir, siap bergerak membawa almamater menuju keunggulan, dan mengantar daerah menuju kemajuan yang berdaya saing. *

