Polisi Evakuasi Mayat Mengapung di Pantai Dimpalon Baru Kecamatan Kintom Banggai

oleh -605 Dilihat
oleh
Polisi saat mengevakuasi mayat yang ditemukan di pantai Dimpalon Baru Kecamatan Kintom Kabupaten Banggai Banggai.
Polisi saat mengevakuasi mayat yang ditemukan di pantai Dimpalon Baru Kecamatan Kintom Kabupaten Banggai Banggai.

LUWUK TIMES — Warga sekitar Pantai Desa Dimpalon Baru, Kecamatan Kintom, Banggai, dikejutkan dengan penemuan mayat pria Manula (Manusia Lanjut Usia), bernama Lutfie Dae (70) warga Kelurahan Sisipan, Batui, Jumat, (20/2/2026), sekitar pukul 16.00 Wita.

Menurut keterangan dua anak sebagai orang pertama yang menemukan yakni A (7) dan I (8), pada saat itu mereka sedang bermain dan mandi dipinggir pantai.

Baca Juga:  Kampanye Banggai Bergerak Lawan Politik Dinasti Digelar di Toili

Sementara berjalan dibibir pantai, mereka melihat sesosok mayat dalam keadaan mengapung. Karena kaget kedua anak langsung melaporkan kepada warga sekitar dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Polsek Kintom yang tiba di lokasi segera mengamankan TKP dan mengevakuasi korban. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan Puskesmas setempat, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Kondisi korban mengeluarkan darah dari hidung dan mata. Pecah pembuluh darah,” sebut Kapolsek Kintom, AKP Muh. Zulfikar.

Baca Juga:  Dituding Gunakan APBD untuk Keluar Daerah, Amirudin Tamoreka: Itu Pembohongan Publik

Sementara itu, keterangan dari anak korban yakni Muhdar Dae (35) bahwa pada Kamis (19/2) sekitar jam 21.00 Wita bertempat di camp PT. Kurnia Luwuk Sejati di Desa Dimpalon Baru, ia mendapati korban sudah tidak berada didalam rumah tersebut.

“Saksi langsung melakukan pencarian sampai pada Jumat siang. Hingga Sore harinya ayahnya ditemukan. Menurut keluarga, korban sering keluar rumah dan mempunyai riwayat sakit stroke,” ujar Kapolsek.

Baca Juga:  Bupati Banggai Amirudin Tutup Festival Pandanga dan Kintom Expo, Desa Dimpalon Juara Umum

Keluarga korban menolak untuk autopsi terhadap jenazah, yang kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Meskipun demikian proses penyelidikan lebih lanjut tetap dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian,” pungkas Zulfikar. *

No More Posts Available.

No more pages to load.