Tampilkan Budaya Babasalan, Disdikbud Banggai Duta Indonesia di Korea Selatan

oleh -1011 Dilihat
oleh
Tampilkan budaya Babasalan, Disdikbud Banggai menjadi duta Indonesia di Korea Selatan

BANGGAI— Patut diapreasiasi terhadap gebrakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Banggai. OPD teknis yang dinahkodai Syafrudin Hinelo ini menjadi duta Indonesia di Korea Selatan.

Dengan menampilkan empat tarian budaya Babasalan, Diskdikbud Banggai tampil memukau pada kegiatan berlabel Festival Budaya ANSEOUNG Baudeogi Festival, Republik of Korea Tahun 2024 tersebut.

Keikutsertaan Tim Delegasi Budaya ini guna memenuhi undangan CIOFF Korea Selatan, yang merupakan sebuah jejaring Organisasi folklore Dunia yg berada di bawah naungan UNESCO.

Baca Juga:  Tujuh Tujuan Disdikbud Banggai Programkan Si Ade Kembali Sekolah

Kegiatan ini berlangsung mulai dari tanggal 1 sampai dengan 7 Oktober 2024 di selenggarakan di negara Republik of Korea.

Para peserta berasal dari 6 negara. Selain Indonesia diantaranya Afrika Selatan, Rumania, Pollandia, Thailand, Kolombia dan Republic of Korea selaku Tuan Rumah.

Ada empat materi presentasi budaya Banggai sebagai delegasi Indonesia di Anseong Baudeogi Festival 2024 di Republic of Korea yang di tampilkan pada festival kali ini.

Baca Juga:  Dukung Upaya Global Pelestarian Budaya, Kabupaten Banggai Jadi Peserta CHANDI 2025

Yakni Tari Gepe Gepe, Tari Kirang Kokoa, Tari Saulu Kape dan Tari Dero.

Festival Anseong Namsadang Baudeogi ini berlangsung di Anseong yang berlokasi 80 kilometer dari Seoul.

Diselenggarakan untuk merayakan sejarah rombongan Namsadang, sebuah pertunjukan tertua di Korea.

Pada masa Dinasti Joseon (1392-1910) rombongan Namsadang melakukan pertunjukan keliling untuk rakyat miskin.

Baca Juga:  Pembelajaran Inovatif Bagi Murid SD, Dinas Pendidikan Banggai Gandeng Guru Penggerak

Dalam festival ini ditampilkan berbagai kesenian tradisional dan teater jalanan yang mengikutsertakan 300 aktor pemeran berbagai lakon dari cerita rakyat atau peristiwa sejarah.

Di festival ini pengunjung juga bisa mengunjungi restorasi pasar kuno yang merupakan salah satu pasar penting pada masa dinasti Joseon. *

Editor Sofyan Labolo

No More Posts Available.

No more pages to load.