Audiensi Fraksi Partai Golkar dan Kementerian ESDM Terungkap Jatah Tabung LPG 3 Kg Kabupaten Banggai 8,4 Juta Kg per Tahun

oleh -2801 Dilihat
oleh
Usai audiensi personel Fraksi Partai Golkar DPRD Banggai foto bersama dengan jajaran Kementerian ESDM.

Namun kenyataan lapangan justru bertolak belakang. Kepada jajaran Ditjen Migas, Irwanto menjelaskan, warga Banggai masih kesulitan mendapatkan gas melon.

Bahkan dengan harga yang kian melambung. Kondisi inilah yang membuat pihak Kementerian ESDM turut keheranan.

“Kuotanya mencukupi, tetapi tetap terjadi kelangkaan. Ada yang tidak beres dalam rantai distribusi,” tandasnya.

Baca Juga:  Sikapi Tuntutan GMB, Komisi 1 DPRD Banggai Jadwalkan RDP RSUD Luwuk

Turun Tangan

Karena itu, Fraksi Golkar menegaskan, Pemerintah Daerah bersama DPRD Kabupaten Banggai harus segera turun tangan menyelidiki persoalan ini.

Mereka mendorong agar pihak Pertamina Patra Niaga, SPBG, agen, hingga pangkalan resmi dipanggil untuk meminta pertanggungjawaban terkait penyaluran gas bersubsidi.

Baca Juga:  Rabu 4 Juni 2025, Rapat Paripurna Pidato Perdana Bupati Amirudin di DPRD Banggai

“Jika distribusi benar-benar sesuai kuota, maka mustahil terjadi kelangkaan. Jangan sampai ada permainan yang merugikan rakyat kecil,” tegas perwakilan Fraksi Golkar.

Kabupaten Banggai yang terkenal sebagai salah satu daerah penghasil gas di Indonesia justru masih terjadi kelangkaan LPG 3 kg.

Baca Juga:  Gedung Baru DPRD Banggai Rampung, Ketua DPRD: Awal Ramadhan Akan Diresmikan Sekaligus Syukuran

Fraksi Golkar mengingatkan, persoalan kebutuhan energi rakyat tidak boleh dianggap sepele. Karena menyangkut hajat hidup orang banyak. *

No More Posts Available.

No more pages to load.