Advertising

Example floating
Example floating

Berbekal Jiwa Bushido dan Usaha Mandiri, Tiga Dojo INKANAS Banggai Kirim Pasukan Terbaik ke Poso

Sofyan
Sebanyak 68 atlet INKANAS Banggai resmi dilepas menuju kejuaraan karate Se-Sulawesi di Poso
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Banggai – Efisiensi anggaran boleh saja menghimpit, namun semangat membara karateka Kabupaten Banggai tak akan pernah padam. Di tengah keterbatasan, komitmen pembinaan olahraga di tubuh Institut Karate-Do Nasional (INKANAS) Banggai justru makin melesat dan membuktikan kelasnya.

Bukan sekadar bertahan, tiga dojo di bawah naungan INKANAS Banggai, Dojo Seishin, Dojo Satpol PP, dan Ranting INKANAS Bunta, resmi mengambil langkah berani secara mandiri.

IMG-20260829-WA0006

Mereka menerjunkan kontingen terbaiknya untuk bertarung di ajang bergengsi Kejuaraan Karate Open Tournament Piala Ketua FORKI Poso 2026 yang berlangsung pada 7–9 Agustus 2026 di GOR Puselemba, Kabupaten Poso.

Sinyal perang tanding dan dukungan penuh ditandai dengan melepas secara resmi puluhan atlet serta official dalam seremoni hangat pada Rabu malam (5/8/2026).

Baca Juga:  Morowali Siap Guncang Porprov X Sulteng, Garansi Fiskal Pemprov Bakar Semangat Atlet

Mewakili Ketua Umum ex officio INKANAS Banggai (Kapolresta Banggai), pelepasan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi Teknis INKANAS Banggai, Drs. Moh. Yory Ntoi.

Momen penuh haru dan semangat ini turut dihadiri Sekretaris Umum Alan Nuary Abdussama, S.H., AIFO-P., jajaran ketua dojo, para sesepuh karate, hingga orang tua atlet yang melepas putra-putri terbaik mereka dengan doa restu.

68 Karateka Siap Tempur

Tak main-main, kejuaraan skala regional se-Sulawesi ini akan menjadi pembuktian bagi 68 atlet bertalenta. Mereka terdiri dari, Ranting INKANAS Bunta 30 atlet, Dojo Seishin 25 atlet dan Dojo Satpol PP 13 atlet.

Baca Juga:  KONI Banggai Tetapkan Batas Akhir Pengajuan Proposal Kebutuhan PORPROV X Sulteng 2026

Dalam wejangannya yang membakar semangat, Drs. Moh. Yory Ntoi mengingatkan pentingnya mental juara dan kehormatan.

“Teruslah berkarya dan berprestasi! Bertandinglah dengan penuh semangat, tak kenal lelah, tanamkan jiwa Bushido, dan yang terpenting, jagalah nama baik Kabupaten Banggai,” tegas Yory di hadapan para atlet.

Ia juga menekankan bahwa meski datang dari bendera dojo yang berbeda, misi mereka tetap satu. “Walaupun membawa nama dojo masing-masing, kita tetap satu: INKANAS Banggai dan Karate Banggai!” serunya.

Ujian Menuju PORPROV Sulteng

Bagi INKANAS Banggai, turnamen se-Sulawesi di Poso ini bukan sekadar ajang berburu medali, melainkan kawah candradimuka.

Baca Juga:  Gonjang-Ganjing Porprov Sulteng di Morowali Berakhir Lega, Banggai Langsung Geber Persiapan

Kejuaraan ini menjadi ajang try out vital untuk menguji ketangguhan para karateka senior yang diproyeksikan menembus PORPROV Sulawesi Tengah 2026 pada Desember mendatang.

Bagi para karateka muda di kategori usia pembinaan, jam terbang di GOR Puselemba ini akan menjadi batu pijakan berharga untuk membentuk mental bertanding baja secara berkesinambungan.

Kini, doa dan harapan masyarakat Kabupaten Banggai menyertai langkah 68 ksatria karate ini.

Kehadiran mereka di gelanggang Poso diharapkan tak hanya membawa pulang piala, tetapi juga mengukuhkan lahirnya generasi emas olahraga Kabupaten Banggai di panggung regional. *

Editor Sofyan Labolo

-->