Advertising

Example floating
Example floating

Bermain di Kandang, Persipal Palu Bungkam Persewar Waropen 3-2

Sofyan
Head Coach Persipal, Achmad Zulkifli
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

PALU— Ucapan Ketua Umum Persipal, Palu Rusdy Mastura yang menyebut pelatih Achmad Zulkifli merupakan pelatih sarat berpengalaman dan berkelas, kini terbukti.

Baru beberapa pekan menukangi Persipal, Achmad Zulkifli mampu memadukan dan meracik gaya main anak-anak muda Persipal dengan pemain asing, maupun pemain baru. Tampilan Persipal di atas lapangan terlihat padu, cepat dan atraktif.

IMG-20260829-WA0006

Ujung-ujungnya Persipal mampu membungkam Persewar Waropen pada laga perdana di Stadion Gawalise Duyu Palu, Minggu (08/09/2024).

Achmad Zulkifli punya intuisi tentang kemampuan pemain yang Ia punyai. Dari sana pula Achmad Zulkifli bisa menerapkan pola main yang berkualitas untuk Persipal yang ditangani.

Kini Persipal menjelma menjadi tim yang solid. Buktinya pada laga perdana menghadapi Persewar, Waropen yang berjuluk “Mutiara Bakau” di Stadion Gawalise, Duyu, Kota Palu Persipal mampu membungkam Persewar Waropen dengan skor 3-2.

Jalannya Pertandingan

Mengenakan Jersey kebanggaan warna hijau dengan aksen garis putih di bagian dada, Persipal sejak peluit berbunyi tampil percaya diri. Mereka langsung mengambil inisiatif permainan dan menekan Persewar.

Baca Juga:  Tatap Porprov Sulteng, PBVSI Banggai Kumpulkan Pelatih dan Agendakan Uji Tanding Luar Daerah

Gol pembuka Persipal dihasilkan lewat pemain Azis Hutagalung pada menit 20. Tak lama berselang pada menit ke 39 Agim memperbesar keunggulan Persipal atas Waropen menjadi 2 – 0.

Di ujung babak pertama pada menit 44 terjadi gol bunuh diri dari pemain Persewar dan gol menjadi 3-0. Skor tidak berubah sampai wasit meniup babak pertama.

Tertinggal 3 gol di babak pertama tak membuat Persewar patah arang.

Tempo permainan Persipal yang melambat, rupanya dimanfaatkan oleh Persewar dengan makin meningkatkan serangan. Alhasil di menit ke 49 Victor Pae berhasil menjebol jala Persipal.

Delapan menit kemudian Joshua Isir memperkecil ketertinggalan dari Persipal. Setelah itu tidak ada tambahan gol, dan Persipal unggul 3-2.

Tidak Nervous

Baca Juga:  SJS Luwuk Turunkan Dua Tim di Piala Soeratin Sulteng 2026

Manager Persipal, Jely Rompas usai laga Persipal versus Persewar mengatakan, alhamdulillah, walau sebagian besar anak-anak kita (Persipal) baru mencicipi nuansa pertandingan sebesar liga II, ternyata mereka tetap percaya diri dan tidak nervous.

Mereka mampu bermain baik dalam tempo tinggi mengikuti ritme yang ditampilkan lawan.

“Insya Allah ini menjadi trend yang positif dan menjadi bekal untuk menghadapi pertandingan berikutnya”, terang Jely Rompas.

Lawan berikutnya sesuai jadwal, Persipal akan menghadapi Deltras Sidoarjo tambah manager Persipal.

Head coach Persipal, Achmad Marzuki mengaku puas dengan penampilan anak-anak. Pada babak pertama anak-anak bermain disiplin, cepat dan taktis hingga kita bisa unggul 3 gol.

Sayangnya di babak kedua mereka mengurangi tekanan. Akhirnya permainan Waropen dapat berkembang dan justru kami yang balik tertekan.

“Alhamdulillah, kita masih bisa mempertahankan kemenangan. Dan ini akan menjadi catatan kami untuk perbaikan ke depan agar bisa lebih konsisten dan baik,” ucapnya.

Baca Juga:  Bakal Kirim 354 Atlet ke Morowali, KONI Banggai Siapkan Pesta Bonus Rp2,9 Miliar untuk Peraih Medali

Persipal Tandang

Disinggung lawan yang akan dihadapi Persipal pada pertandingan kedua? Menurut Achmad Zulkifli Persipal akan melakukan pertandingan away (tandang) melawan Deltras Sidoarjo di Kota Blitar.

Pertandingan Persipal Palu kontra Deltras Sidoarjo, 20 September 2024 diprediksi akan cepat, keras dan menarik.

Deltras Sidoarjo sebulan terakhir ini sejak dipegang pelatih bertangan dingin, Bejo Sugiantoro banyak mengalami perubahan dan kemajuan.

Olehnya, Persipal harus tetap waspada, solid dan “ngotot” di atas lapangan. Faktor lapangan Soepriyadi Blitar harus jadi perhatian jajaran pelatih.

Pasalnya, kondisi stadion Soepriyadi Blitar yang buruk sering dikeluhkan pemain dan pelatih.

Buruknya lapangan membuat strategi dan aliran bola dari kaki ke kaki tidak berjalan maksimal. Ini patut jadi perhatian dalam penerapan strategi nanti. *

Reporter Setiyo Utomo

Baca: Kompetisi liga 2 Pegadaian, Target Persipal Rebut Tiga Poin dari Persewar Waropen

-->