LUWUK TIMES, Banggai – Bupati Banggai, H. Amirudin, meminta para jurnalis dan media massa di Kabupaten Banggai untuk mengambil peran aktif dalam mengawal realisasi Participating Interest (PI).
Ia berharap media gencar memberitakan perkembangan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) agar proses pengalihan hak partisipasi ini mendapat perhatian serius dan cepat tuntas.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati usai melaksanakan ibadah shalat Jumat di Masjid Baitul Ma’mun pada Jumat (26/06/2026).
Menurut Amirudin, sinyal positif sebenarnya sudah datang dari pihak regulator.
Namun, kunci percepatan saat ini berada di tangan K3S dan intensitas pengawalan dari seluruh pihak, termasuk pers.
”Kita kejar terus ke K3S. Teman-teman wartawan juga harus ikut memberitakan ini supaya ada perhatian dari mereka (K3S). Kalau ada pemberitaan yang menyoroti komitmen K3S untuk memberikan bagian PI-nya, ini akan sangat membantu,” ujar Bupati Amirudin.
Kejar Tenggat Waktu, Berlaku di Perpanjangan Kedua
Bupati menegaskan bahwa momentum ini tidak boleh dilewatkan karena memiliki batas waktu yang sangat ketat.
Berdasarkan pertemuan terakhirnya dengan Kepala SKK Migas, proses ini ditargetkan rampung pada akhir tahun depan.
”Terakhir saya bertemu dengan Kepala SKK Migas, targetnya adalah November 2027. Itu harga mati, tidak bisa lewat. Kalau lewat, berarti momentumnya hilang,” tegasnya.
“Begitu K3S menyatakan ‘iya’ dan sepakat, maka proses langsung jalan. Ini berlaku pada masa perpanjangan kedua,” tambah Amirudin.
Potensi Nilai Fantastis
Perjuangan Pemkab Banggai dalam mengejar hak PI ini terbilang sangat krusial bagi masa depan daerah.
Pasalnya, potensi nilai investasi atau perputaran dana yang sedang dikalkulasikan menyentuh angka yang sangat fantastis.
”Berdasarkan informasi terakhir yang kami terima, hitungan mereka itu mencapai 1,3 miliar dolar AS. Angka ini yang terus kita kawal. Tapi semuanya harus diurus secara agresif, kalau tidak diurus, ya tidak akan mungkin bisa berjalan,” pungkasnya.
Dengan adanya dorongan dari Bupati, media di Banggai kini diharapkan mampu menjadi katalisator agar K3S segera merampungkan komitmen PI demi kesejahteraan masyarakat Banggai. *
Sofyan Labolo


