Kapolres Banggai Ajak Warga Sambut Tahun Baru 2026 Tanpa Pesta, Perbanyak Doa untuk Korban Bencana di Sumatera

oleh -47 Dilihat
oleh
Kapolres Banggai AKBP Putu Hendra Binangkari

LUWUK TIMES — Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Kapolres Banggai AKBP Putu Hendra Binangkari mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut momen pergantian tahun dengan cara yang lebih bermakna, sederhana, dan penuh empati.

Di tengah suasana duka akibat bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, Kapolres menegaskan bahwa perayaan tanpa pesta dan hura-hura merupakan bentuk kepedulian serta solidaritas kemanusiaan.

“Mari kita sambut Tahun Baru dengan ibadah dan doa, seraya menghormati serta turut merasakan duka saudara-saudara kita yang tertimpa bencana alam di Sumatera,” ujar AKBP Putu Hendra Binangkari.

Dalam imbauannya, Kapolres Banggai menekankan enam poin penting yang harus menjadi perhatian masyarakat demi menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan bersama.

Pertama, mengisi pergantian Tahun Baru dengan ibadah, doa, dan kegiatan positif lainnya.

Kedua, tidak melakukan konvoi, balap liar, serta penggunaan knalpot brong yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keselamatan lalu lintas.

Ketiga, tidak menyalakan petasan atau kembang api berlebihan yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Keempat, melarang keras peredaran dan konsumsi minuman beralkohol serta narkoba.

Kelima, menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama.

Dan keenam, bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Banggai.

Untuk memastikan imbauan tersebut berjalan efektif, Polres Banggai akan mengintensifkan patroli rutin serta menempatkan personel di sejumlah titik rawan dan pusat keramaian. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama malam pergantian tahun.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, Kapolres berharap masyarakat Banggai dapat menyambut Tahun Baru 2026 dengan penuh ketenangan, rasa syukur, dan solidaritas sosial, demi terciptanya daerah yang aman, damai, dan harmonis. *