Penyebab Banyak Koperasi di Banggai Tinggal Kenangan

oleh -852 Dilihat
oleh
Anggota DPD RI Andhika Mayrizal Amir bersama para jurnalis di Luwuk Kabupten Banggai. (Foto Sofyan Labolo Luwuk Times)

Banggai, Luwuk Times – Data yang dikunjungi anggota DPD RI Andhika Mayrizal Amir ada 300 an koperasi di Kabupaten Banggai.

Namun ironi, lebih dari setengah jumlah tersebut tidak aktif.

Ada beberapa faktor sehingga banyak koperasi Kabupaten Banggai tinggal nama.

Kepada sejumlah jurnalis pada salah satu warkop Kota Luwuk, Rabu (28/05/2025) Andhika mengatakan, ada beberapa indikator sehingga tidak sedikit koperasi tidak aktif.

Baca Juga:  Agenda Rutin Andhika Mayrizal Amir Bersama SAAF, Khitanan Massal dan USG Gratis Disambut Antusias di Tinakin Laut

Pertama, minimnya pembinaan dan pembinaan dari OPD teknis.

“Mereka (OPD teknis) terkesan kewalahan dalam melaksanakan pembinaan dan pendampingan,” kata Andhika.

Kedua, kurangnya pelatihan sehingga dapat meningkatkan sumber daya manusia atau SDM bagi para pengelola koperasi.

Baca Juga:  BPKAD Banggai Klarifikasi Isu Belanja Pegawai APBD 2026, Tegaskan Angka Sebenarnya 36,92 Persen

“Ini juga menjadi salah satu faktor, sehingga banyak koperasi di Banggai tak aktif,” ucapnya.

Sedang indikator ketiga, kesadaran masyarakat terhadap keberadaan koperasi juga masih minim.

Bagaimana dengan koperasi Merah Putih yang merupakan salah satu program pemerintah pusat?

Baca Juga:  Reses di Luwuk Selatan Banggai, Anggota DPD RI Andhika Mayrizal Amir Disambut Hangat

Andhika memberikan jawaban normatif.

“Hadirnya koperasi Merah Putih patut kita apresiasi. Karena niatannya baik,” kata Andhika.

“Tapi kalau tidak terkelola dengan baik, juga akan berhasib serupa dengan koperasi koperasi lainnya,” nilai Andhika. *

Sofyan Labolo

No More Posts Available.

No more pages to load.