Setelah “Menikmati” Lumpur, Air di Kecamatan Luwuk Utara Banggai Mati Total

oleh -1010 Dilihat
oleh
Ilustrasi

BANGGAI— Warga Kecamatan Luwuk Utara Kabupaten Banggai terus saja diperhadapkan dengan persoalan pelayanan air dari PDAM. Jika sebelumnya warga menikmati air berlumpur, kini giliran para pelanggan tak mendapatkan distribusi air. Sejak pagi hingga malam ini, suplai air dari PDAM Banggai mati total.

Baca Juga:  12 Februari 2024, Bawaslu Banggai Akan Tertibkan APK Semua Caleg

Lagi-lagi warga memanfaatkan air galon isi ulang untuk kebutuhan, lantaran air dari PDAM Banggai tak jalan.

“Sudah 4 galon terpaksa kami pakai. Karena sejak pagi air tak jalan,” keluh warga Kilongan Luwuk Utara.

Terkait dengan keluhan dari para pelanggan, Direktur Pelayanan PDAM Banggai Romi Botutihe kembali memberi penjelasan.

Baca Juga:  Berburu Wisatawan, Menggenjot Prestasi Atlet Kabupaten Banggai Lewat Kolam Renang

Dihubungi Senin 30 Desember 2024 tadi malam, Romi mengaku, telah terjadi overflow (mengalir melewati batas) di bak penampungan. Itu karena adanya sumbatan.

“Ada sumbatan di bpt (bak penampungan) 3,” kata Romi.

Karena sumbatan itulah sambung Romi, sehingga air tidak terus ke pelanggan. Bahkan telah terjadi penguapan di bak penampungan.

Baca Juga:  Diduga Ganggu Istri Orang, Pria Luwuk Utara Dapat Binaan Polisi

Bukan berarti kata Romi lagi, PDAM Banggai lepas tangan. Karena hingga malam ini, pihaknya masih mencari dimana titik sumbatan tersebut.

“Sementara kami cari sumbatannya. Mohon dukungan doa,” ucap Romi. *