Advertising

Example floating
Example floating

Tak Gunakan Peralatan Keselamatan, Petugas Pemasang Tiang Internet di Banggai Tewas Kesetrum

Sofyan
Polisi melaksanakan olah TKP terkait tewasnya pemasang tiang internet karena kesetrum di Nuhon Banggai.
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

NUHON, Luwuk Times— Satu dari empat warga yang sedang memasang tiang jaringan internet di Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah, tewas kesetrum.

Peristiwa yang terjadi Dusun II, Desa Tetesulu, Kecamatan Nuhon, kemarin siang itu kata Kaposek Nuhon IPTU Tamrin Luntaya para korbannya adalah Lusiono (37), Wayan Eka (26), I Gede Roy (22) dan Wayan Yudiasa (32).

IMG-20260829-WA0006

“Keempat orang yang tersetrum kecelakaan kerja, satu tewas, satu luka berat, satu luka ringan dan satu selamat,” katanya, Rabu (5/2/2025).

Baca Juga:  Tak Kenal Medan dan Waktu, Puskesmas Pagimana Jemput Bola Layani Warga di Wilayah Kepulauan

IPTU Tamrin mengatakan, kejadian itu berawal saat keempatnya sedang memasang tiang internet.

Ketika sedang memasang tiang, korban Lusiono terpeleset, hingga tiang itu menyentuh kabel listrik bertekanan tinggi.

“Saat menancapkan tiang tersebut secara tidak sengaja korban terpeleset dan menyentuh kabel bertekanan listrik tinggi. Sehingga mengakibatkan keempatnya tersengat listrik dan terpental hingga 3 meter,” jelasnya.

Baca Juga:  Tim Voli Putra Banggai Garang di Lapangan, Kans Semifinal Sangat Terbuka Lebar

Warga yang melihat peristiwa itu lalu membawa korban ke Puskesmas Saiti, Nuhon.

Namun, nahas, setelah sempat mendapatkan perawatan, korban Lusiono menghembus napas terakhirnya.

“Wayan Eka mengalami luka bakar bagian dada, tangan dan kaki. Kemudian ia mendapat rujukkan ke RSUD Luwuk. Selanjutnya Gede Roy alami luka bakar pada jari tangan kiri serta Wayan Yudiasa, trauma,” jelasnya.

Baca Juga:  Harga Sawit Petani Murah di Toili Banggai, Mentan Amran Tegas Instruksikan Tindak PT KLS

Mantan Kapolsek Bunta itu mengatakan, pihaknya telah melakukan olah TKP atas kejadian itu. Terungkap para korban saat bekerja tidak menggunakan peralatan standar keselamatan.

“Kami akan segera memeriksa penanggung jawab pekerjaan yang saat ini sedang berada di Kabupaten Poso,” pungkasnya. *

-->