Advertising

Example floating
Example floating

Israel Rugi Triliunan, Rakyatnya di Ambang Kemiskinan

Sofyan
Tank-tank Israel yang hancur
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

JAKARTA— Entitas Zionis menghadapi krisis ekonomi terparah dalam sejarahnya. Kerugian mencapai $67 miliar. Itu akibat perang terbaru. Pengakuan ini muncul hanya beberapa jam sebelum diumumkannya kesepakatan gencatan senjata.

Demikian informasi sebagaimana dilansir Okenesia.com dari berbagai sumber, Jumat (18/1/2025) pagi ini.

IMG-20260829-WA0006

Kerugian militer langsung yang mencapai $34 miliar memperberat beban negara.

Ditambah lagi dengan defisit anggaran yang melonjak hingga $40 miliar. Angka terbesar sepanjang sejarah Israel.

Tidak hanya itu, sektor ekonomi lainnya juga mendapat pukulan telak.

Sebanyak 60 ribu perusahaan telah menutup pintu usahanya. Angka itu meningkat drastis sebesar 50 persen dibanding tahun sebelumnya.

Pariwisata, salah satu pilar ekonomi, mengalami penurunan jumlah wisatawan hingga 70 persen. Sehingga menyebabkan kerugian lebih dari $5 miliar.

Sektor konstruksi juga tidak luput dari dampak. Kerugian mencapai $4 miliar dan 70 perusahaan di bidang ini menyatakan kebangkrutan.

Kondisi ini semakin memperburuk kehidupan masyarakat, dengan 30 persen populasi hidup di bawah garis kemiskinan dan 25 persen warga mengalami ketidakamanan pangan.

Krisis ini mengancam stabilitas sosial dan ekonomi Israel. Termasuk memunculkan pertanyaan besar tentang masa depan negara tersebut di tengah tekanan domestik dan internasional. *

stp


Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News dan saluran WhatsApp Channel


 

-->