Advertising

Example floating
Example floating

Banggai Prix Championship 2026 di Sirkuit Adipura Luwuk Tak Sekadar Kejar Kecepatan, Keselamatan Penonton Harga Mati

Sofyan
Panitia Banggai Prix Championship 2026 menggelar rapat koordinasi lintas instansi pada Rabu (02/09/2026), bertempat Mapolresta Banggai
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Luwuk – Deru mesin dan adrenalin balapan memang menjadi daya tarik utama Banggai Prix Championship 2026. Namun di balik kecepatan para pembalap, panitia memastikan ada satu hal yang tidak boleh ikut dipertaruhkan. Apa itu? Yakni keselamatan penonton.

Komitmen itu ditunjukkan dengan mematangkan sistem keselamatan lintasan dan skema pengamanan jauh sebelum balapan digelar.

IMG-20260829-WA0006

Panitia Banggai Prix Championship 2026 menggelar rapat koordinasi bersama Safety Officer, Polresta Banggai, Kodim 1308/Luwuk Banggai, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, serta Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Banggai. Tidak ketinggalan KONI Kabupaten Banggai.

Baca Juga:  81 Laga, Bupati Cup ASN Mini Soccer Berburu Tiket Juara, 32 Tim Siap Adu Gengsi

Pertemuan lintas instansi pada Rabu (02/09/2026) bertempat Mapolresta Banggai tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kejuaraan berlangsung, bukan hanya meriah dan kompetitif.

Akan tetapi juga aman bagi pembalap, official, petugas hingga masyarakat yang datang menyaksikan langsung dari pinggir lintasan.

Pembahasan dimulai dengan memetakan titik-titik yang memiliki potensi risiko kecelakaan di sepanjang lintasan.

Penempatan Penonton

Baca Juga:  Tampil Perkasa, Tim Dishub Banggai Bantai Dinas Ketapang 9-0 Tanpa Ampun di ASN Mini Soccer Bupati Cup 2026

Setiap tikungan dan area yang dinilai rawan mendapat perhatian khusus. Dari pemetaan tersebut, panitia bersama unsur pengamanan kemudian menyusun pola penempatan penonton agar masyarakat tidak berada terlalu dekat dengan jalur balapan.

Salah satu keputusan penting adalah menetapkan zona merah yang wajib steril dari penonton.

Zona tersebut terutama berada di tikungan dan sejumlah titik lintasan yang memiliki tingkat risiko tinggi.

Penonton nantinya hanya diperbolehkan berada di area yang telah ditentukan, dengan pengawasan serta pengamanan petugas.

Baca Juga:  SJS Luwuk Turunkan Dua Tim di Piala Soeratin Sulteng 2026

Dengan skema ini, panitia ingin memastikan antusiasme penonton tidak berubah menjadi risiko.

Penonton tetap bisa menikmati ketegangan balapan, tetapi dari posisi yang aman.

Tak hanya soal posisi penonton, pengaturan arus kendaraan di sekitar kawasan sirkuit juga menjadi perhatian.

Rekayasa Lalu Lintas

Dinas Perhubungan bersama jajaran kepolisian akan menyiapkan rekayasa dan pengendalian lalu lintas.

Termasuk mengatur akses keluar-masuk lokasi kegiatan serta menyiapkan kantong-kantong parkir.

-->