Advertising

Example floating
Example floating

Atlet Petanque Harumkan Nama Banggai Tingkat Regional dan Nasional, Tapi tak Punya Lapangan

Sofyan
Para atlet petanque Banggai saat Porprov se Sulteng di Kabupaten Banggai tahun 2022 lalu.
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

Namun oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai lapangan itu berubah menjadi taman kota.

Yang membuat kesal Pengkab FOPI Banggai, termasuk KONI, pembongkaran lapangan tanpa sepengetahuan cabor dan induk olahraga tersebut.

IMG-20260829-WA0006

“Tanpa ada pemberitahuan ke pengurus Petanque dan KONI,” ucap Salahuddin.

Baca Juga:  Tampil Perkasa, Tim Dishub Banggai Bantai Dinas Ketapang 9-0 Tanpa Ampun di ASN Mini Soccer Bupati Cup 2026

Kabarnya sambung dia, lapangan petanque akan pindah dan dibangun kembali dengan menggunakan dana ABT. Namun itu hanya isapan jempol belaka. Sebab sejauh ini belum ada realisasi.

Baca Juga:  Banggai Prix Championship 2026 di Sirkuit Adipura Luwuk Tak Sekadar Kejar Kecepatan, Keselamatan Penonton Harga Mati

“Sampai sekarang ini lapangan petanque belum ada tanda-tanda pembangunannya,” katanya.

Mestinya tekan Salahuddin, dinas teknis bertanggung jawab atas hilangnya lapangan petanque.

Baca Juga:  Cetak Hattrick Juara di BOTACH 2026 di Luwuk, Makayla Athaya Gaela, Srikandi Muda Taekwondo Asal Banggai yang Sarat Prestasi

Apalagi anggaran pembangunan lapangan sebelumnya, bersumber dari APBD Kabupaten Banggai.

“Harusnya PUPR tetap bertanggung jawab. Karena dana untuk pembuatan lapangan petanque, berasal dari pemerintah,” kritik Salahuddin. *

Reporter Sofyan Labolo

-->