Badut Mickey Mouse Diduga Mabuk Bikin Onar di Luwuk, Warga: “Tangkap Saja!”

oleh -1761 Dilihat
oleh
Seorang Badut diduga mabuk marah marah tidak jelas di salah satu tempat makan [Foto : Tangkapan Layar]

LUWUK, Luwuk Times – Kota Luwuk kembali di hebohkan dengan aksi seorang badut berkostum Mickey Mouse yang diduga mabuk dan membuat keributan di sebuah tempat makan, Minggu (23/3).

Alih-alih menghibur, badut ini justru meresahkan warga dengan tingkah agresifnya.

Video kejadian tersebut pertama kali diunggah oleh akun Facebook Anin Amsir, yang memperlihatkan sang badut marah-marah tanpa alasan jelas kepada pelanggan.

Bahkan, ia disebut-sebut mencolek perempuan secara sembarangan dan meminta uang dengan cara memaksa.

Baca Juga:  Tawuran Pelajar, Polsek Luwuk Lakukan Langkah Preventif

“Minta tolong Satpol PP, ini orang sudah meresahkan. Kalau ditegur karena mencolek perempuan sembarangan, malah bikin keributan. Posisinya mabuk, mau dipukul juga kasihan,” tulis Anin dalam unggahannya.

Unggahan ini langsung viral dan menuai banyak komentar pedas dari warganet.

Seorang netizen menuliskan, “Ebeh, iya, dia itu yang bertato di tangan, sering meminta uang ke orang dengan paksa.”

Baca Juga:  Polsek Luwuk Fasilitasi Tim Labfor Mabes Polri dan Polda Sulut ke Taliabo

Sementara itu, komentar lain menambahkan, “Badut kurang ajar, kalau minta uang pakai paksaan, harus ditangkap!”

Tak hanya itu, seorang warga juga menyoroti bahwa kelompok badut jalanan ini diduga bekerja secara terorganisir.

“Sudah pernah diamankan dulu, tapi banyak yang kasihan. Mungkin masyarakat belum tahu kalau mereka ini terorganisir, punya bos, dan pendapatan mereka lebih besar dari kita yang bekerja keras. Bukan soal iri, tapi agama pun melarang meminta-minta, apalagi kalau sudah meresahkan. Kalau kamu masih kuat, lebih baik kerja daripada hanya menunggu uang di pinggir jalan!” tulis salah satu warga net.

Baca Juga:  Pekan Ini, Polres Banggai Jadwalkan SIM Keliling, Catat Waktu dan Lokasinya!

Warga mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun tangan sebelum insiden serupa terulang kembali.

Hingga berita ini diterbitkan, unggahan tersebut telah mendapat 79 komentar, 147 like, dan 92 kali dibagikan.*

Reporter Andika Kasimun

 

No More Posts Available.

No more pages to load.