Bidang PBIP Dinas PUPR Gaspol 2025, Infrastruktur Permukiman di Kabupaten Banggai Makin Tertata

oleh -643 Dilihat
oleh
Kepala Bidang PBIP Dinas PUPR Banggai, I Putu Jati Arsana, pada kegiatan jumpa pers, bertempat kantor Dinas PUPR Banggai, Rabu (07/01/2026). (Foto Sofyan Labolo Luwuk Times)

LUWUK TIMES — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai terus memperkuat kualitas kawasan permukiman dan bangunan publik.

Sepanjang Tahun Anggaran 2025, Bidang Penataan Bangunan dan Infrastruktur Permukiman (PBIP) mencatat capaian signifikan melalui pembangunan, pemeliharaan, dan rehabilitasi berbagai infrastruktur penunjang pelayanan masyarakat.

Pada jumpa pers bertempat kantor Dinas PUPR Banggai, Rabu (07/01/2026), Kepala Bidang PBIP Dinas PUPR Banggai, I Putu Jati Arsana menegaskan, seluruh program diarahkan untuk menghadirkan lingkungan permukiman yang aman, nyaman dan layak fungsi.

Pada sektor bangunan gedung, Bidang PBIP melaksanakan 41 paket pekerjaan dengan total nilai kontrak mencapai Rp73,17 miliar.

Target kegiatan meliputi pembangunan 23 gedung, pemeliharaan 3 gedung, serta rehabilitasi 15 gedung negara.

Hingga akhir tahun, 21 paket pekerjaan telah diserahterimakan (PHO) dengan nilai kontrak Rp16,82 miliar, mencakup pembangunan 10 gedung, pemeliharaan 3 gedung, dan rehabilitasi 8 gedung.

Sementara itu, 20 paket pekerjaan lainnya masih mendapatkan kesempatan penyelesaian. Dengan nilai kontrak Rp56,34 miliar, yang mencakup target pembangunan 13 gedung dan rehabilitasi 7 gedung.

Selain bangunan gedung, peningkatan kualitas akses pada kawasan permukiman juga melalui program pembangunan jalan lingkungan.

Tercatat sebanyak 115 paket pekerjaan dilaksanakan dengan nilai kontrak Rp23,63 miliar dan target panjang jalan 28.598,74 meter.

Dari jumlah tersebut, 105 paket pekerjaan telah rampung dan PHO dengan panjang jalan terbangun mencapai 26.227,39 meter.

Adapun 10 paket pekerjaan lainnya masih dalam tahap penyelesaian, dengan nilai kontrak Rp2,46 miliar dan panjang jalan rencana 2.371,35 meter.

Sisi lain, penataan kawasan juga kata Jati pihaknya perkuat melalui penataan halaman dan lingkungan.

Bidang PBIP melaksanakan 14 paket pekerjaan dengan nilai kontrak Rp17,64 miliar dan target seluruhnya terbangun.

Hingga saat ini, 9 paket pekerjaan telah proses serahterimakan dengan capaian terbangun 9 lokasi. Sementara 5 paket pekerjaan lainnya masih mendapatkan kesempatan penyelesaian, dengan nilai kontrak Rp10,67 miliar.

I Putu Jati Arsana menambahkan, secara keseluruhan capaian Bidang PBIP mencakup pembangunan dan rehabilitasi bangunan gedung negara. Peningkatan kualitas kawasan permukiman. Penataan lingkungan yang mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan, dan kelayakan fungsi.

“Capaian ini sejalan dengan indikator kinerja utama, yakni terwujudnya bangunan negara yang berfungsi baik dan lingkungan permukiman yang sehat, tertata, serta mendukung aktivitas masyarakat,” pungkasnya. *

Reporter Sofyan Labolo

No More Posts Available.

No more pages to load.