Dengan pembinaan yang tepat dan dukungan yang kuat, mimpi yang tampak jauh sekalipun dapat diwujudkan.
Kisah Fahmil juga menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia.
Dari sebuah meja tenis sederhana di Banggai, ia menapaki perjalanan panjang menuju arena internasional.
Langkahnya mengajarkan bahwa kesuksesan bukan ditentukan oleh tempat seseorang dilahirkan, melainkan oleh keberanian untuk bermimpi dan kegigihan untuk memperjuangkannya.
Kini, perjalanan Fahmil masih sangat panjang. Usianya yang masih muda membuka peluang besar untuk terus berkembang dan mengukir prestasi yang lebih tinggi lagi.
Masyarakat Banggai pun berharap suatu hari nanti nama Muhammad Fahmil Burhan Latara tidak hanya dikenal di tingkat ASEAN.
Akan tetapi juga mampu mengharumkan Merah Putih di kejuaraan Asia hingga dunia.
Deretan Prestasi Muhammad Fahmil Burhan Latara
• Juara III Tunggal Putra U-12 Antar Club se-Sulawesi (2022)
• Juara II Chemis Pingpong Cup (2022)
• Juara Kejuaraan Tenis Meja Kelompok Umur se-Kota Palu (2024)
• Juara Favorit Tunggal Putra Eleven Cup I (2024)
• Juara V Kejurnas Tenis Meja Kelompok Umur U-13 dan Umum di Jakarta (2024)
• Juara I Tunggal Putra U-12 KONI Cup VII Se-Indonesia di Kalimantan Timur (2024)
• Juara I Kapolda Cup Kategori Pelajar Wilayah Indonesia Timur di Ternate (2025)
• Juara I IPL U-13 Tunggal Putra Se-Indonesia Wilayah Banten sebanyak tiga kali (2025)
• Juara I Divisi 3 Turnamen Tenis Meja Piala Gubernur Sulawesi Tengah di Poso (2026)
• Juara III U-15 Se-Sulawesi di Poso (2026)
• Juara III U-15 Turnamen CLS Surabaya (2026)
• Peringkat VIII U-17 Turnamen CLS Surabaya (2026)
• Juara I Divisi 2 Johny Limbunan Cup (2026)
• Juara I Beregu Johny Limbunan Cup (2026)
• Juara III STIGA ASEAN Club Table Tennis Championship 2026 di GOR Sanusi, Bandung.
Dari Banggai untuk Indonesia. Fahmil telah membuktikannya. Kini, masyarakat hanya menunggu waktu untuk melihat sejauh mana langkah anak muda ini akan membawa nama bangsa di pentas dunia. *
Sofyan Labolo

