Advertising

Example floating
Example floating

Lantaran Limbah Ayam Potong, Warga Batui Banggai Blokade Jalan

Sofyan
Warga Kelurahan Bakung Kecamatan Batui Kabupaten Banggai, memblokade jalan, Sabtu (8/2/2025) pukul 15.30 Wita.
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

BATUI, Luwuk Times — Warga Kelurahan Bakung Kecamatan Batui Kabupaten Banggai, memblokade jalan, Sabtu (8/2/2025) pukul 15.30 Wita. Itu lantaran adanya limbah peternakan ayam potong yang ada di wilayah itu. Polsek setempat akhirnya turun tangan.

Warga protes dengan keberadaan peternakan ayam potong. Pasalnya, lokasi peternakan tersebut menimbulkan bau busuk. Karena limbah yang bau nya sangat menyengat sehingga meningkat pula populasi lalat.

IMG-20260829-WA0006

Keberatan, warga pun menutup akses Jalan Trans Sulawesi. Mereka juga membakar ban bekas dan membentangkan bambu pada badan jalan.

Baca Juga:  Resmi Dilantik Camat Pagimana, Meylinda Djafar Nahkodai Desa Siuna Hingga Pilkades 2027

Polisi yang mendapatkan informasi, langsung turun TKP. Dengan menemui masyarakat dan kemudian berdialog untuk mencari solusi bersama.

Baca Juga:  Sembilan Tahun Dibayangi Cemoohan: Jalan Panjang 20 KK Warga Tanjung Bunga Luwuk Utara Menjemput Asa dan Kepastian Tanah

Kapolsek Batui, IPTU Rudi Dg. Sumbung menyampaikan perlunya persamaan persepsi dalam hidup bermasyarakat.

Begitu pula harus mengedepankan sanitasi bersih lingkungan dan utamakan hubungan baik antar sesama.

“Ketika ada persoalan dapat selesai secara musyawarah. Sehingga perlu adanya komunikasi yang baik antara kedua belah pihak,” ujarnya.

Baca Juga:  Jejak Langkah Sang Gadis Kecil, Saat Rindu dan Amarah Melebur di Angka 110

Hasil negosiasi Senin (10/2) sekitar pukul 09.00 Wita, perwakilan masyarakat dengan didampingi Anggota DPRD Banggai, Andi Maharani bersama pengawalan Polsek Batui akan mendatangi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menindaklanjuti masalah tersebut.

“Alhamdulillah jam 16.15 Wita jalan trans Sulawesi kini telah terbuka,” terang Kapolsek saat di konfirmasi awak media. *

-->