Musda ke 8 IBI Sulteng, “Bidan Penyelamat Nyawa Ibu dan Anak”

oleh -836 Dilihat
oleh
Musda IBI Sulteng ke 8 tahun 2025 di Kota Palu

PALU— Kadis Kesehatan dr. Komang Adi Sujendra mewakili Gubernur Sulteng, membuka Musyawarah Daerah Ikatan Bidan Indonesia (Musda IBI) Sulteng ke 8 tahun 2025.

Acara yang bertema “Peran Bidan dalam Penguatan Sistem Ketahanan Nasional pada Krisis Iklim melalui Sinergi dan Kolaborasi” berlangsung di hotel Santika, Sabtu (18/1).

Dalam sambutannya, Kadis Kesehatan menekankan pentingnya peran bidan sebagai garda terdepan dalam memastikan keselamatan ibu melahirkan dan bayinya.

“Bidan menjadi sahabat terbaik, penolong keluarga, penyelamat nyawa ibu dan anak,” tuturnya mengapresiasi.

Baca Juga:  Kunjungi Sulteng, Presiden Jokowi Resmikan Empat Bandara

Terkait tema musda, ia menguraikan krisis iklim tidak hanya berdampak ke lingkungan, tetapi juga mempengaruhi kualitas dan akses kesehatan masyarakat, terutama bagi ibu dan anak.

Perubahan iklim memicu krisis pangan dan beresiko terhadap kurangnya asupan makanan. Sehingga Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan Stunting masih cukup tinggi.

Bidan memiliki tanggung jawab strategis untuk membangun sistem kesehatan yang tangguh lewat inovasi, sinergi, dan kolaborasi antar bidang kesehatan serta lintas sektor.

Baca Juga:  Silahturahmi dengan Pers dan LSM, Begini Harapan Kajati Sulteng

“Saya berharap kiranya setiap individu bidan selalu berupaya meningkatkan kompetensinya agar mampu memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Termasuk kesehatan reproduksi yang terstandar sesuai kewenangannya, dan juga sejalan dengan perkembangan ilmu kesehatan,” imbuhnya.

Ketua Umum IBI Dr. Ade Jubaedah berpesan ke bidan yang ingin melanjutkan pendidikannya supaya menempuh pendidikan profesi bidan jalur RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau). Baik institusi pendidikan negeri maupun swasta.

Baca Juga:  Kunker di Kabupaten Sigi, Tiga Agenda Utama Gubernur Sulteng Anwar Hafid

“Ketika pendidikan (bidan) kita tingkatkan otomatis jenjang karir dan kesejahteraan akan mengikuti,” imbuhnya.

Selain itu, guna meningkatkan kualitas pelayanan bidan, maka IBI berinovasi dengan mengembangkan aplikasi Odelia. Yakni sistem pencatatan dan pelaporan rekam medis digital yang terintegrasi dengan platform Satu Sehat.

“Kita terus mengadaptasi program-program pelayanan (kesehatan) pemerintah berbasis digital,” terangnya. *

Ro Adpim Setdaprov Sulteng

No More Posts Available.

No more pages to load.