Advertising

Example floating
Example floating

Pengprov FAJI Sulteng Ajak Bentuk Kepengurusan Arung Jeram di Daerah

Sofyan
Pengkab FAJI Kabupaten Poso
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

PALU, Luwuk Times— Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Sulteng mengajak agar kepengurusan cabang olahraga ini dapat terbentuk di daerah.

Meski belum semua kabupaten se Sulteng memiliki pengurus kabupaten (Pengkab), namun Pengprov FAJI Sulteng terus memantapkan konsolidasi organisasi.

IMG-20260829-WA0006

Setelah membentuk kepengurusan Kota Palu pada awal tahun 2025, Pengprov FAJI Sulteng blusukan ke sejumlah daerah. Tujuannya membentuk kepengurusan melalui musyawarah besar.

Baca Juga:  Banggai Prix Championship 2026 di Sirkuit Adipura Luwuk Tak Sekadar Kejar Kecepatan, Keselamatan Penonton Harga Mati

Musyawarah besar pertama berlangsung di Kabupaten Donggala 15 Januari. Menyusuk Morowali Utara 25 Januari dan Poso 29 Januari 2025.

Pengkab FAJI Kabupaten Morowali Utara

Dalam musyawarah tersebut Ketua terpilih FAJI Kabupaten Poso adalah Moh Ali Badjeber, Ketua FAJI Donggala Zulfikar M Burhan dan Ketua FAJI Morowali Utara Arif Paskal Mokonda.

Ketua Harian FAJI Sulteng, Wahid Gunawan mengatakan, sesuai amanah Ketua Umum FAJI Sulteng, Kolonel Marinir Marthin Luther Ginting M.Tr. Hanla, kepengurusan FAJI kabupaten harus terbentuk, minimal lebih dari setengah. Hal itu sebagai syarat ekshibisi Porprov 2026 Kabupaten Morowali.

Baca Juga:  FORKI Banggai Borong 39 Medali, Bayangi Kota Palu dan Smanor Tadulako

“Selanjutnya ke Morowali, Parimo, dan Sigi. Kemudian ke Tolitoli atau Buol. Sehingga cukup 50 persen lebih dari satu dari total 13 kabupaten/kota se Sulawesi Tengah,” ujar Wahid Gunawan, Jumat (31/1/2025).

Ia menambahkan, jika ada komunitas dan pegiat olahraga arung jeram daerah yang belum memiliki kepengurusan, mereka dapat menghubungi Pengprov untuk membentuk kepengurusan baru.

Baca Juga:  Gonjang-Ganjing Porprov Sulteng di Morowali Berakhir Lega, Banggai Langsung Geber Persiapan
Pengkab FAJI Kabupaten Donggala

Dengan adanya organisasi, komunitas arung jeram daerah akan diakui secara legal. Dan dapat menyelenggarakan kegiatan olahraga arung jeram. Terutama daerah yang memiliki medan sungai menantang. Seperti Luwuk dan sekitarnya.

Harapannya, setelah semakin banyak kepengurusan terbentuk, olahraga arung jeram daerah akan semakin berkembang. Dan dapat melahirkan atlet-atlet berbakat yang siap berlaga pada ajang nasional. Salah satunya PON. *

Bar

-->